Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya
Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya

√ Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya

Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya – Jika kita mendengar istilah kota pasti yang terlintas dibenak kita adalah suatu tempat yang ramai dan penuh dengan kebisingan kendaraan, atau suatu tempat tinggal atau lain sebagainya. Namun kota tidak hanya sebatas itu, nah pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan dan pembahasan mengenai pengertian kota, fungsi, ciri, potensi, dan juga klasifikasinya. Untuk itu langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya

Berikut ini merupakan pengertian kota secara umum maupun menurut para ahli.

Pengertian Kota

Secara umum, kota merupakan suatu wilayah dengan banyak kesibukan serta berbagai macam aktivitasnya. Namun banyak sekali definisi dari berbagai ahli tentang kota. Berikut pengertian kota menurut para ahli:

1. Alan S. Burger

Kota merupakan suatu permukiman yang menetap dengan penduduk yang heterogen, dimana kota tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang tergabung dan membentuk suatu sistem sosial dan juga seterusnya.

2. Arnold Tonybee

Kota tidak hanya sebagai permukiman khusus akan tetapi merupakan suatu kekomplekan yang khusus dan setiap kota menunjukkan perwujudan pribadinya masing-masing.

3. Max Weber

Kota merupakan suatu tempat dimana penghuninya dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya di pasar lokal. Dan Menurut beliau ciri kota adalah adanya pasar sebagai benteng dan mempunyai sistem hukum tersendiri serta bersifat kosmopolitan.

4. Louis Wirth

Kota adalah suatu pemukiman yang relatif besar, pada, dan juga tetap yang dihuni oleh orang-orang yang heterogen kedudukan sosialnya.

5. Harris dan Ullman

Kota adalah suatu pusat permukiman dan juga pemanfaatan bumi oleh manusia. Ditempat tersebut manusia unggul dan dataran mengeksploitasi bumi. Hal tersebut dapat dibuktikan oleh pertumbuhan suatu kota yang sangat pesat dan penekeran secara terus menerus.

6. Peraturan Mendagri No. 2 tahun 1987

Kota adalah suatu pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang memiliki batasan wilayah administrasi yang diatur dalam peraturan perundangan, serta permukiman yang telah memperlihatkan watak  juga ciri kehidupan perkotaan.

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri

Kota adalah suatu permukiman dan kegiatan penduduk yang memiliki batasan wilayah administrasi yang diatur dalam peraturan perundangan serta permukiman yang telah memperlihatkan watak dan ciri kehidupan kekotaan. Sedangkan perkotaan adalah satuan kumpulan pusat-pusat permukiman dimana ia berperan di dalam suatu wilayah pengembangan dan atau Wilayah Nasional sebagai simpul jasa.

Fungsi Kota

Berdasarkan Undang Undang dasar fungsi kota ada tiga yakni sebagai pusat pemerintah, sebagai pusat pendidikan, dan kota sebagai pusat informasi. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

1. Kota Sebagai Pusat Pemerintah

Kota sebagai pusat pemerintahan berarti kota tersebut memiliki berbagai pusat pengaturan atau juga pengendalian pemerintah tingkat pusat, provinsi, kabupaten maupun kota. Sehingga dengan demikian kota yang digunakan sebagai pusat pemerintah dikenal sebagai ibu kota negara, ibukota provinsi, ibukota kabupaten atau kota.

Kota membutuhkan adanya suatu pelayanan yang memadai dalam memberikan suatu pelayanan kepada masyarakat. Adapun pelayanan tersebut dapat bersifat pemenuhan kebutuhan hidup, kebutuhan bersifat administratif, ataupun sosial budaya.

2. Kota Sebagai Pusat Pendidikan

Sejak zaman penjajahaan, dunia pendidikan di Indonesia sudah berkembang sangat pesat. Bahkan pendidikan sangat berkembang di kota kota besar. Adanya perkembangan pendidikan di kota-kota karena pada umumnya adanya keterbatasan kalangan yang hanya bisa mengenyam pendidikan. Apalagi [ada zaman penjajahan Belanda dan Jepang yang hanya pada kalangan tertentu saja yang dapat merasakan pendidikan, seperti kalangan bangsawan.

Akan tetapi, setelah Indonesia merdeka berubah, karena Indonesia telah mengubah pola pendidikan di Indonesia, sehingga pendidikan yang di dapat akan terus berkembang hingga sekarang ini. Sekarang semua kalangan dapat mengenyam pendidikan setinggi mungkin selama ia masih memiliki kemampuan otak atau potensi yang cukup.

3. Kota Sebagai Pusat Informasi

Adanya berbagai informasi yang berasal dari wilayah perkotaan menuju ke pedesaan ini dapat dilakukan lewat berbagai media. Seperti majalah, teleevisi, koran, radio, internet dan lain sebagainya.

Banyak sekali pembangunan pembangunan yang terus dilakukan di daerah perkotaan, dimana pembangunan ini hal yang akan terus berlangsung secara berkesinambungan. Sehingga untuk mewwujudkan pembangunan tersebut baik diperkotaan maupun di pedesaan sangat membutuhkan informasi yang cepat dan juga akurat. Dengan adanya informasi yang baik maka dapat menjalankan berbagai macam kegiatan lain termasuk pembangunan dengan baik.

Ciri-Ciri Kota

Adapun ciri-ciri kota terdiri dari dua yakni ciri kota secara fisik dan ciri masyarakat kota, berikut penjelasannya:

1. Ciri-Ciri Fisik Kota

Adapun ciri-ciri fissik kota diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki suatu daerah yang terbuka yang biasanya digunakan sebagai paru-paru kota
  • Adanya gedung – gedung pemerintahan
  • Adanya gedung – gedung perkantoran dan juga hiburan
  • Memiliki sarana berolahraga
  • Adanya alun – alun
  • Memiliki lahan parkir kendaraan
  • Memiliki kompleks perumahan penduduk terdiri atas permukiman kumuh (slums area), permukiman masyarakat dengan ekonomi lemah, permukiman masyarakat dengan ekonomi sedang, dan permukiman masyarakat elite atau kelas atas.

2. Ciri – Ciri Masyarakat Kota

Adapun ciri-ciri masyarakat kota diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Adanya segresi keuangan, yakni pemisah yang dapat menimbulkan kelompok maupun kompleks tertentu
  • Adanya hubungan sosial yang bersifat gesselschaft, yakni hubungan sosial antar anggota masyarakat sangat terbatas pada bidang tertentu,tidak didasarkan pada sifat kekeluargaan maupun gotong royong namun lebih pada hubungan fungsional
  • Norma keagamaan tidak terlalu ketat, dan tidak terlalu memperhatikan norma agama
  • Penduduknya yang bersifat individualis dan juga egois
  • Bersifat heterogenitas sosial, yakni dimana masyarakat yang tinggal di perkotaan sangat beragam.
  • Masyarakat kota memiliki pandangan hidup yang lebih rasional dibandingkan dengan masyarakat desa.  Hal tersebut dikarenakan masyarakat kota lebih terbuka terhadap budaya baru seperti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, selain itu juga masyarakat kota juga lebih cepat diterima masyarakat.

Potensi Kota

Potensi-potensi yang harus dimiliki oleh sebuah kota diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Potensi sosial, merupakan fasilitas yang dapat menciptakan suatu  ketenangan hidup warga kota. Seperti contoh, rumah sakit, tempat ibadah, yayasan sosial  atau organisasi sosial dan lain sebagainya.

2. Potensi budaya, yaitu adanya sarana kesenian atau pendidikan yang dapat memberi gairah hidup bagi masyarakat kota.

3. Potensi politik, adalah adanya aparatur kota yang dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam melayani masyarakat, lembaga politik maupun partai politik.

4. Potensi ekonomi, yaitu adanya fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan hidup bagi warga kota, seperti pasar, pusat perbelanjaan, bank, kawasan industri dan sarana transportasi.

Klasifikasi Kota

Adapun klasifikasi kota jika dilihat dari jumlah penduduknya terdiri dari lima, berikut penjelasannya:

  1. Kota kecil, yakni suatu kota yang memiliki jumlah penduduk 20.000 hingga 50.000 jiwa.
  2. Kota sedang, yakni suatu kota yang memiliki jumlah penduduk 50.000 hingga 100.000 jiwa.
 Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya
Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya
  1. Kota besar, yakni suatu kota yang memiliki jumlah penduduk 100.000 hingga 1.000.000 jiwa.
  2. Kota metropolitan, suatu yakni kota yang memiliki jumlah penduduk 1.000.000 hingga 5.000.000 jiwa.
  3. Kota megapolitan, yakni suatu kota yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 5.000.000 jiwa.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Kota, Fungsi, Ciri, Potensi & Klasifikasinya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂