Pengertian Model Pembelajaran, Jenis, dan Fungsinya Lengkap

Pengertian Model Pembelajaran, Jenis, dan Fungsinya Lengkap – Jika sebelumnya ruangpengetahuan telah menjelaskan mengenai metode pembelajaran, kali ini akan membahas mengenai model pembelajaran. Penguasaan dan pemahaman yang sangat mendalam mengenai model pembelajaran perlu dilakukan oleh guru pengajar disegala tingkat pendidikan. Karena hal ini berhubungan dengan keefektifan dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Untuk mengetahui apa pengertian dari model pembelajaran, jenis, dan juga fungsinya, marilah kita simak penjelasan berikut ini:

Pengertian Model Pembelajaran, Jenis, dan Fungsinya Lengkap

Pengertian Model Pembelajaran

Adapun pengertian model pembelajaran menurut para ahli adalah

1. Agus Suprijono (2010)

Model pembelajaran adalah suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas maupun tutorial.

2. Slavin (2010)

Model pembelajaran merupakan suatu acuan kepada suatu pendekatan pembelajaran termasuk tujuan, sintaksnya, lingkungan dan sistem pengelolaannya.

3. Trianto (2009)

Model pembelajaran adalah suatu pendekatan yang luas dan juga menyeluruh serta dapat dikelompokkan berdasarkan tujuan pembelajarannya, pola urutannya (sintaks), dan sifat lingkungan belajarnya.

Dari pengertian model pembelajaran dari beberapa ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran adalah suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran yang dapat dikelompokkan berdasarkan tujuan pembelajarannya, sintaks (pola urutannya) dan sifat lingkungan belajarnya.

Baca Juga:  Pengertian Metode Pembelajaran, Fungsi, dan Jenisnya Lengkap

Jenis-Jenis Model Pembelajaran

Adapun jenis-jenis model pembelajaran adalah sebagai berikut:

1. Model Pembelajaran Kontekstual

Model pembelajaran kontekstual atau  Contextual Teaching and Learning ( CTL) adalah model pembelajaran yang menghubungkan materi ajar dengan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik. Jenis model pembelajaran ini diawali dengan keseharian peserta didik, sehingga dapat terjadi kesinambungan antara materi yang disampaikan dengan kehidupan yang nyata. Pada dasarnya, prinsip model pembelajaran kontekstual ini menekankan pada peserta didik untuk melakukan, mengalami, dan mengembangkan kemampuan bersosialisasi.

2. Model Pembelajaran Kooperatif

Model pembelajaran ini disebut juga dengan Cooperative Learning atau CL. Jenis model pembelajaran ini menyajikan materi ajar dengan cara mengelompokkan peseta didik ke dalam beberapa kelompok dengan pembagian masing-masing anggota kelompok yang heterogen dalam kemampuan, gender dan karakter. Yang tujuannya untuk pembiasaan untuk saling berbagi informasi, pengalaman, pengetahuan, tugas dan tanggung jawab.

Pada kegiatan model pembelajaran ini, membimbing peserta didiknya untuk saling bekerjasama mengkontruksikan konsep dan menyelesaikan masalah dengan hasil akhir yaitu tanggung jawab presentasi hasil kerja kelompok.

Sintaks atau pola urutan pada model pembelajaran kooperatif adalah  penyampaian informasi kepada peserta didik, pengarahan peserta didik, membentuk suatu kelompok heterogen dengan keragaman gender, kemampuan dan karakter anggota kelompok, kerja kelompok, presentasi hasil kerja kelompok dan pelaporan hasil kerja kelompok.

3. Model Pembelajaran Langsung

Model pembelajaran langsung atau dikenal dengan Direct Learning atau DL. Jenis model pembelajaran ini menyajikan pengetahuan yang mengarah kepada keterampilan dasar yang bersifat prosedural dan informatif secara langsung kepada peserta didik. Pola urutan atau sintaks model pembelajaran ini adalah menyiapkan peserta didik, sajian prosedur dan informasi kepada peserta didik, latihan terbimbing oleh guru kepada peserta didik, refleksi, latihan mandiri yang dilakukan oleh peserta didik, dan evaluasi peserta didik.

Baca Juga:  Pengertian Metode Pembelajaran, Fungsi, dan Jenisnya Lengkap

4. Model Pembelajaran Solving

Model pembalajaran jenis ini dikenal sebagai model pembelajaran pemecahan masalah. Dimana model pembelajaran tersebut menitik beratkan pada pencarian atau menemukan cara penyelesaian masalah.

5. Model Pembelajaran Masalah Terbuka

Model pembelajaran masalah terbuka adalah model pembelajaran yang menyajikan masalah dengan pemecahan masalah yang beragam. Model pembelajaran ini melatih untuk menumbuh kembangkan kreativitas, orisinalitas suatu ide atau gagasan peserta didik, sikap kritis, komunikasi dan interaksi antar peserta didik, serta keterbukaan dan kognitif tinggi peserta didik.

6. Model Pembelajaran Berbasis Masalah

Model pembelajaran berbasis masalah atau  model pembelajaran Problem based learning ( PBL) yakni dimana model ini untuk merangsang kemampuan berpikir tinggi peserta didik dengan melatih kemampuan penyelesaian masalah yang berorientasi pada masalah kehidupan nyata peserta didik.

Fungsi Model Pembelajaran

Adapun fungsi dari suatu model pembelajaran adalah sebagai panduan dan pedoman bagi guru dalam merencanakan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. Sehingga dapat mengantisipasi timbulnya kejenuhan yang dapat dialami oleh peserta didik yang akan menghindari dari ketidakefektifan pembelajaran.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Model Pembelajaran, Jenis, dan Fungsinya Lengkap. Semoga dapat bermanfaat. Terimakasih 🙂

5 (100%) 8 vote[s]