11 Amalan dan Ibadah Yang Utama Di Bulan Ramadhan

11 Amalan dan Ibadah Yang Utama Di Bulan Ramadhan – Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia, oleh karena itu bulan ramdhan sangat singkat. Bulan ramdhan adalah bulan yang penuh kebaikan, bulan ibadah, bulan berbuat baik, bulan pembebasan neraka, dan bulan yang penuh kemenangan.

Pada bulan ramadhan, Allah SWT. melimpahkan banyak karunia kepada hamba-hambanya, dengan melipatgandakan pahala dan diberikan jaminan ampunan dosa bagi siapa yang memanfaatkannya dengan semestinya.

Kita sebagai manusia yang bergelimang dosa, jangan menyia-nyiakan kesempatan yang hanya setahun sekali ini. Belum tentu kita akan diberi kesempatan bertemu bulan ramdhan tahun depan. Oleh karena itu, marilah kita semua memanfaatkan dengan kebaikan pada saat bulan ramdhan.

Untuk itu, akan dijelaskan beberapa amalan atau ibadah yang utama pada bulan ramdhan. Simaklah penjelasan berikut ini:

Contents

11 Amalan dan Ibadah Yang Utama Di Bulan Ramadhan

1. Shiyam atau Puasa

Poin pertama ibadah yang utama pada saat bulan ramadhan tentu saja puasa. Puasa di bulan ramadhan ini hukumnya wajib, dan apabila tidak berpuasa karena mudhorot maka wajib di qodho di luar bulan ramdhan.

Rasulullah Saw bersabda:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Artinya: “Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa, sungguh dia bagianku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, karena (orang yang berpuasa) dia telah meninggalkan syahwatnyadan makannya karena Aku’. Bagi orang yang berpuasa mendapat dua kegembiraan; gembira ketika berbuka puasa dan gembria ketika berjumpa Tuhannya dengan puasanya. Dan sesungguhnya bau tidak sedap mulutnya lebih wangi di sisi Allah dari pada bau minyak kesturi.” (HR. Bukhari dan Muslim, lafadz milik Muslim)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Siapa berpuasa Ramadhan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi Muhammad Saw juga bersabda:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

Artinya: “Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatannya, maka Allah tidak butuh dengan ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu) ini merupakan kiasan bahwa Allah tidak menerima puasa tersebut.

Dari hadits-hadits diatas, dapat disimpulkan bahwa puasa sudah tidak diragukan lagi pahalanya, dan tidak hanya sekedar  tidak makan dan minum, akan tetapi menahan segala hawa nafsu, perkataan, perbuatan, dan semua yang dapat membatalkan puasa.

2. Tarawih (Qiyamu Ramdhon)

 Shalat tarawih adalah shalat sunnah malam yang dikerjakan pada saat bulan ramdhan, yang jumlah rakaatnya 8, 11, 23, dan seterusnya. Tarawih juga dapat meningkatkan ukhuwwah dan menjaga tali silaturrahmi sesama muslim.

3. Membaca Al-Qur’an

Bulan ramdhan sangat erat sekali kaitannya dengan Al-qur’an. Karena pada bulan inilah Al-qur’an diturunkan sehingga menyambut ramdhan dengan memperbanyak baca Al-qur’an. Orang yang membaca Al-qur’an memperoleh pahala dari setiap hurufnya mendapatkan 10 kebaikan.

Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan ‘alif lam mim’ satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

4. Mengakhirkan Waktu Sahur

Dianjurkan makan di akhir waktu antara jam 3 sampai sebelum imsyak. Karena didalam waktu sahur terdapat keberkahan. Rasulullah Saw bersabda: “Bersahurlah karena dalam sahur terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sabda lain:

Artinya: “Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun salah seorang dari kalian hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan para malaikat bersholawat atas orang-orang yang bersahur.”(HR. Ahmad)

5. Menyegerakan Berbuka

Berbeda dengan waktu sahur, justru pada saat berbuka haruslah disegerakan dan jangan ditunda-tunda. Sebagaimana yang dikatakan dalam sebuah hadits yang artinya: “Senantiasa manusia berada dalam kebaikan selama ia menyegerakan dalam berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

6. Bersedekah

Bersedekah di bulan ramdhan merupakan amalan yang dilipatgandakan, bersedekah dengan cara memberikan makan orang yang berpuasa dan memberikan santunan fakir miskin sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Barang siapa yang memberi makan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala orang yang berpuasa, sebagaimana orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikit pun pahala dari orang yang berpuasa.” (HR Ahmad dan An-Nasa’i).

7. Memperbanyak Do’a

Perbanyaklah do’a pada bulan ramdhan, Rasulullah bersabda yang Artinya: “Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa sampai ia berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi.” (HR. Ibnu Majah, Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

8. Perbanyak Istighfar

Bulan ramdhan adalah bulan yang penuh dengan ampunan. Oleh karena itu, perbanyaklah istighfar agar dosa-dosa kita yang telah lalu diampuni oleh Allah SWT.

9. Menyibukkan Diri Dengan Sesuatu Yang Bermanfaat

Bulan ramadhan adalah bulan penuh kebaikan, penuh ampunan, dan mulia. Oleh karena itu, jangan sampai dengan waktu yang singkat itu kita sia-siakan dengan sesuatu yang tidak bermanfaat. Seperti nonton film, main game, dan lain sebagainya.

10. Zakat Fitrah

Zakat fitrah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan fakir dan miskin. Karena bulan puasa tidak diterima jika tidak dikeluarkan zakat bagi yang wajib mengeluarkan.

11. I’tikaf

Kenikmatan yang ada pada bulan ramdhan yang sangat di incar oleh umat muslim adalah memperoleh malam lailatul qadar. Lailatul qadar ini malam yang lebih baik dari seribu bulan. Menurut pendapat ulama, mayoritas malam lailatul qadar datang pada 10 hari menjelang akhir bulan ramdhan dan biasanya akan datang pada tanggal-tanggal ganjil. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa malam lailatu qadar datang di awal bulan ramdhan. (Wallahu’alam).

Demikianlah penjelasan mengenai 11 Amalan dan Ibadah Yang Utama Di Bulan Ramadhan. Semoga dapat bermanfaat. Terimakasih 🙂