Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap)
Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap)

Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap)

Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap) – Seni musik adalah seni yang banyak digemari di kalangan masyarakat. Adapun musik sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu musik modern dan musik tradisional. Kali ini pendidik akan membahas mengenai pengertian musik tradisional, ciri, fungsi dan contohnya. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai pembahasannya, simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap)

Pengertian Musik Tradisional

Musik tradisional merupakan musik yang hidup di masyarakat yang diwariskan secara turun temurun dan dipertahankan sebagai sarana hiburan. Pada musik tradisional ini berkembang di daerah tertentu dan menggunakan bahasa, gaya, serta tradisi khas daerah setempat.

Ciri-Ciri Musik Tradisional

Adapun ciri atau karakteristik musik tradisional adalah

1. Tidak Memiliki Notasi

Proses pembelajaran dan cara penyampaian yang secara lisan membuat parititur (naskah musik) menjadi suatu hal yang tidak penting. Karena wajar saja jika musik tradisional daerah tidak memiliki partitur notasi tertentu.

Tetapi, bukan berarti musik tradisional tidak memiliki notasi, karena sudah banyak daerah yang menggunakan notasi namun masih belum menggunakan  partitur atau naskah. Sehingga penyampaiannya masih menggunakan cara lisan.

Baca Juga:  33 Pengertian Seni Menurut Para Ahli Terlengkap

2. Dipelajari Secara Lisan

Musik tradisional adalah bagian dari kebudayaan yang wajib dilestarikan. Musik ini telah diwariskan secara turun temurun dan umumnya dilakukan secara lisan dari satu generasi ke generasi yang lainnya.

3. Bersifat Informal

Musik tradisional umumnya digunakan sebagai bentuk ekspresi masyarakat. Musik jenis ini banyak digunakan dalam kegiatan kemasyarakatan sehingga lebih bersifat informal atau santai.

4. Syair Lagu Berbahasa Daerah

Yaitu melodi dan iramanya menunjukkan ciri khas kedaerahan.

5. Pemainnya Tidak Terspesialisasi

Adapun sistem yang dikembangkan dalam proses belajar instrumen musik daerah biasanya bersfiat generalisasi. Pemain musiknya belajar untuk bisa memainkan setiap instrumen yang ada dalam suatu jenis musik daerah.

Mereka belajar memainkan instrumen mulai dari yang termudah hingga yang terumit. Sehingga pemain musik daerah yang sudah mahir memiliki kemampuan untuk memainkan semua instrumen musik tersebut.

6. Budaya Masyarakat

Yaitu bentuk kebudayaan yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Dengan kata lain, musik daerah merupakan salah satu bentuk gambaran kebudayaan suatu daerah tertentu.

7. Melibatkan Alat Musik Daerah

Musik tradisional biasanya dibawakan dengan menggunakan alat musik khas daerah tersebut. Misalnya lagu khas jawa diiringi oleh gamelan.

Fungsi Musik Tradisional

Selain sebagai hiburan, musik tradisional juga memiliki fungsi diantaranya adalah

1. Sebagai sarana hiburan.

2. Sebagai alat dan sarana komunikasi.

3. Dapat digunakan sebagai pengiring tarian.

4. Digunakan sebagai pengantar ritual.

Contoh Musik Tradisional

Adapun contoh musik tradisional dari berbagai belahan dunia, diantaranya adalah

1. Musik Tradisional Indonesia

  • Musik Krumpyung
  • Goong rentang.
  • Gambang Kromong
  • Laras Madya dan Santi Swara
  • Karang Dodou
  • Musik Huda

2. Musik Tradisional Jepang

  • Biwa Hoshi
  • Heike Biwa
  • Moso
  • Biwa
Baca Juga:  Pengertian Seni Rupa, Unsur-Unsur, dan Fungsinya Lengkap
Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap)
Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap)

3. Musik Tradisional Spanyol

  • Tango
  • Cha Cha Cha
  • Reggaeton
  • Brukdown
  • Samba
  • Salsa
  • Bachata

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Musik Tradisional, Ciri, Fungsi dan Contohnya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu. Terimakasih 🙂

5 (100%) 6 votes