Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya
Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya

√ Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya

Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya – Istilah improvisasi dalam teater mungkin bagi sebagian orang ini adalah istilah yang awam. Pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan mengenai improvisasi dalam teater, jenis, dan juga fungsinya. Untuk mengetahuinya langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya

Berikut ini pengertian dari improvisasi secara umum dan menurut para ahli.

Pengertian Improvisasi

Improvisasi dalam teater merupakan satu diantara aktivitas teater atau drama yang muncul karena adanya spontanitas dengan menggunakan daya kreativitas serta imajinasi seorang pemain teater. Arti lain dari improvisasi adalah suatu bagian dari pelatihan teater dalam pembentukan dan pengembangan dasar dalam pelatihan teater, yang pelatihan-pelatihan tersebut termasuk dalam olah tubuh, olah vokal, olah rasa, olah pikir, serta beberapa teori teater lainnya yang saling berkaitan.

Adapun Improvisasi menurut para ahli:

1. Rendra (1993:70)

Improvisasi merupakan suatu ciptaan spontan saat seorang aktor bermain peran.

2. Panuti Sudjiman (1990:37)

Improvisasi merupakan suatu penciptaan seketika, tanpa persiapan, maupun rencana.

Jenis – Jenis Improvisasi

Menurut WS Rendra, jenis – jenis dari improvisasi diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Improvisasi Solo

Improvisasi solo merupakan jenis improvisasi yang tidak menggunakan naskah maupun sutradara. Artinya benar – benar sendiri dalam berperan. Jenis improvisasi solo ini merupakan seorang pemain monolog atau pemain tersebut menyutradarai sendiri, dan main sendiri tanpa adanya lawan main. Aakan tetapi hal ini memiliki perbedaan yakni improvisasi solo ini dilakukan tanpa persiapan apapun atau dilakukan dengan spontanitas.

Sehingga seorang pemain yang menerapkan improvisasi solo tersebut harus peka terhadap situasi dan keadaan sekitarnya untuk menampilkan suatu peran dalam improvisasinya. Selain itu, improvisasi solo ini benar – benar menguji kepekaan dan kehebatan dari pemain daripada teater tersebut, selain dari memiliki mental yang juga berani.

2. Improvisasi Perabotan

Improvisasi perabotan merupakan suatu spontanitas yang menggunakan objek sekitar. Oleh karena itu, jenis improvisasi ini disebut juga sebagai improvisasi perabotan, hal tersebut terjadi karena seorang pemain akan dituntut untuk menggunakan benda – benda sekitar dalam bermain teater.

Dengan kata lain bahwa seorang pemain teater harus bisa bermain menggunakan objek yang ada di sekitarnya sebagai lawan maen dalam improvisasinya tanpa adanya naskah dan sutradara.

3. Improvisasi Sepasang

Jenis improvisasi sepasang adalah improvisasi yang melibatkan pasangan atau melibatkan lawan maen sebagai bahan improvisasi bagi pemain teater. Dalam improvisasi sepasang ini membutuhkan pelatihan yang ekstra dibandingkan dengan improvisasi lainnya. Karena setiap kepala memiliki pemikirannya sendiri – sendiri dan harus menyatukan pemikirannya.

4. Improvisasi Rangkaian Cerita

Improvisasi rangkaian cerita ini bukan sebuah naskah yang sudah jadi dengan percakapan dan dialog yang digunakan dalam berdrama, akan tetapi cukup dengan alur, plot, maupun konsep cerita. Improvisasi rangkaian cerita dapat dilakukan sendiri atau dilakukan dengan pemain lainnya, bisa juga dilakukan dengan sutradara, maupun tanpa sutradara. Akan tetapi sutradara tidak bertugas untuk mengarahkan pemain, melainkan hanya memberikan konsep cerita atau alur ceritanya saja.

Pemain teater harus mendapatkan konsep cerita dari sutradara, maka pemain dapat berpikir bagaimana agar cerita dapat dibentuk menjadi padu dan teralur sesuai dengan keinginan sutradara. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemain di tantang untuk berimprovisasi membentuk suatu cerita hanya dengan modal alur maupun plot saja.

5. Improvisasi Bunyi

Improvisasi bunyi disebut juga sebagai improvisasi musik, yang mana seorang pemain hanya dapat mengandalkan bunyi atau suara musik saja. Suara musik tersebut dapat dijadikan sebagai objek dalam permainan cerita dari seorang pemain teater. Namun kebanyakan yang menggunakan improvisasi bunyi ini adalah dari pemain lenong, ludruk, dan ketoprak sebagai selingan cerita.

Untuk improvisasi bunyi ini memerlukan kepekaan terhadap suara serta kondisi sekitar yang dapat dijadikan sebagai objek untuk membentuk suatu cerita. Dalam improvisasi bunyi ini melibatkan pemain serta bunyi ataupun suara yang masuk ke telinga mereka.

Fungsi Improvisasi

Adapun fungsi dari improvisasi diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Lupa Dialog

Fungsi pertama adalah saat pemain lupa dialog, maka fungsi improvisasi ini sangat diperlukan saat ada lawan main yang sedang lupa akan dialognya. Biasanya pemain satu akan berimprovisasi dengan pemikirannya, serta berusaha mengarahkan lawan main yang lupa dialog tadi untuk berdialog sesuai dengan naskah.

2. Kecelakaan Panggung

Improvisasi juga dapat berfungsi saat pemain terjadi sebuah kecelakaan panggung yang tiba – tiba terjatuh dan harus segera dipergikan keluar panggung. Namun disisi lain pemain yang lain atau lawan main harus tetap berpikir agar jalan cerita tetap berjalan meskipun lawan mainnya yang terjatuh keluar dari panggung.

3. Intermezzo

Pada umumnya improvisasi ini sebagai pemecah suasana alias suatu dialog atau ocehan pemain yang sengaja dikeluarkan sebagai pemecah suasana. Dan pada umumnya improvisasi ini digunakan pada ludruk, lenong, dan lain sebagainya.

Sehingga imporvisasi dalam sebuah teater dapat dikatakan sebagai suatu drama atau teater yang dapat dimainkan dengan menggunakan teks naskah atau juga dapat dilakukan tanpa teks atau spontanitas. Namun kebanyakan permainan teater ini sangat mengandalkan adanya improvisasi atau spontanitas yang mana berfungi sebagai fungsi-fungsi improvisasi dalam tetaer tersebut.

 Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya
Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya

Akan tetapi perlu diingat bahwa setiap pemain boleh saja menggunakan improvisasinya dalam suatu drama, tetapi  jangan terlalu berlebihan hingga cerita menjadi keluar jalur. Hal ini sangat tidak diperbolehkan bagi seorang pemain yang akan merusak jalannya cerita.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Improvisasi Dalam Teater, Jenis & Fungsinya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan khususnya tentang improvisasi dalam dunia teater. Sekian dan terimakasih 🙂