√ Niat Sholat Isyraq, Tata Cara, Waktu, Doa & Keutamaannya Lengkap

Niat Sholat Isyraq, Tata Cara, Waktu, Doa & Keutamaannya Lengkap – Dalam Islam banyak sekali sholat – sholat sunnah yang dapat dikerjakan untuk menambah pahala kita dan menjadikan suatu ibadah sunnah yang sangat luar biasa bagi kehidupan kita di dunia maupun di akhirat. Salah satu sholat sunnah yang akan Pendidik bahas kali ini adalah sholat sunnah isyraq.

Ada yang sudah tau apa itu sholat isyraq?? Mungkin bagi sebagian ada yang sudah tau dan bagi sebagiannya lagi masih belum tau, untuk itu langsung saja kita jelaskan tentang niat sholat isyraq, tata cara, doa berikut keutamaannya juga. Simak penjelasannya sebagai berikut:

Contents

Niat Sholat Isyraq, Tata Cara, Waktu, Doa & Keutamaannya Lengkap

Sholat isyraq merupakan sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan setelah matahari terbit sekitar seukuran satu tombak atau 15 menit sesudah matahari terbit. Sebenarnya sholat isyraq ini sama saja dengan sholat sunnah lainnya, ia memiliki kelebihan dan keutamaannya tersendiri. Berikut penjelasannya:

Niat Sholat Isyraq

أُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلِإشْرَاقِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal Isyroqi rok’ataini mustakbilal kiblati lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat salat sunah Isyraq dua raka’at dengan menghadap kiblat karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Isyraq

Adapun tata cara sholat isyraq sama saja dengan sholat sunnah lainnya, namun begitu tetap berbeda pada niatnya. Untuk tata cara sholat isyraq sendiri diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Pertama, sholat sunnah isyraq dilakukan dua raka’at, adapun gerakan dan bacaannya sama saja dengan sholat pada umumnya.

2. Kedua, sholat isyraq di isyaratkan bagi orang yang melaksanakan sholat juma’ah subuh di masjid, kemudian berdiam untuk berdzikir hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan sholat sunnah isyraq. Namun sholat sunnah isyraq juga bisa atau dapat dilakukan oleh setiap muslim, tidak hanya orang yang berjama’ah saja di masjid.

Waktu Sholat Isyraq

Ada beberapa ulama berpendapat bahwa sholat isyraq sama dengan sholat dhuha, karena waktunya hampir sama dengan sholat sunnah dhuha. Jika sebagian orang menganggap bahwasanya sholat isyraq dilakukan tepat setelah matahari terbit, yang disebabkan karena tidak ada ketentuan waktu secara detailnya, maka tentu ini telah melanggar waktu – waktu yang telah di imbau oleh nabi Muhammad Saw sebagai waktu yang terlarang untuk melaksanakan sholat. Yakni salah satunya ketika matahari terbit.

Meskipun sholat dhuha dan isyraq memiliki waktu yang sama, akan tetapi lafal niat dari kedua sholat tersebut tetap berbeda. Adapun waktu sholat isyraq adalah ketika matahari terbit dengan ketinggian satu tombak yakni sekitar 15 hingga 20 menit setelah matahari terbit dan berakhir di seperempat siang ketika matahari sudah meninggi.

Adapun bacaan yang sebaiknya dibaca ketika melaksanakan sholat isyraq, rakaat pertama membaca surat ad-dhuha dan surat al-kafirun, rakaat kedua membaca surat al – insyirah dan surat al-ikhlas.

Doa Sholat Isyraq

Adapun bacaan doa setelah sholat isyraq adalah sebagai berikut:

اللهم يَانُوْرَ النُّوْرِ بِالطُّوْرِ وَكِتَابٍ مَسْطُوْرٍ فِيْ رَقٍّ مَنْشُوْرٍ وَالْبَيْتِ الْمَعْمُوْرِ أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ نُوْرًا أَسْتَهْدِيْ بِهِ إِلَيْكَ وَأَدُلُّ بِهِ عَلَيْكَ وَيَصْحَبُنِيْ فِيْ حَيَاتِيْ وَبَعْدَ الْإِنْتِقَالِ مِنْ ظَلَامِ مِشْكَاتِيْ وَأَسْأَلُكَ بِالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا أَنْ تَجْعَلَ شَمْسَ مَعْرِفَتِكَ مُشْرِقَةً بِيْ لَايَحْجُبُهَا غَيْمُ الْأَوْهَامِ وَلَا يَعْتَرِيْهَا كُسُوْفُ قَمَرِ الْوَاحِدِيَّةِ عِنْدَ التَّمَامِ بَلْ أَدِمْ لَهَا الْإِشْرَاقَ وَالظُّهُوْرَ عَلَى مَمَرِّ الْأَيَّامِ وَالدُّهُوْرِ وَصَلِّ اللهم عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ اللهم اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا فِيْ اللهِ أَحْيَاءً وَأَمْوَاتًا أَجْمَعِيْنَ

Allahumma yaa nuuron nuuri bith-thuuri wa kitaabim masthuurin fii riqqin mansyuurin wal baitl ma’muuri, as`aluka an tarzuqonii nuuron astahdii bihi ilaika wa adallu bihi ‘alaika wa yashhabunii fii hayaatii wa ba’dal intiqooli min dzolaami misykaatii, wa as`aluka bisy-syamsi wa dluhaaha wa nafsin maa siwaahaa an taj’ala syamsa ma’rifatika musyriqotan bii laa yahjubuhaa ghoimul auhaami walaa ya’tariihaa kusuufu qomaril waahidiyyah ‘indat tamaami bal adim lahaal isyrooqo wadz-dzuhuuro ‘alaa mamarril ayyaami wad-duhuuri. Wa shalli Allahumma ‘alaa sayyidinaa Muhammadin khootamil anbiyaa`I wal mursaliina walhamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Allahummaghfir lanaa waliwaalidiina wa liikhwaaninaa fillaahi ahyaa`an wa amwaatan ajma’iina.

Artinya: “Ya Allah, Wahai Cahayanya Cahaya, dengan wasilah bukit Thur dan Kitab yang ditulis pada lembaran yang terbuka, dan dengan wasilah Baitul Ma’mur, aku meminta kepadaMu agar Engkau memberiku cahaya, yang dengannya aku dapat mencari petunjukMu, dan dengannya aku menunjukkan tentangMu. Dan yang terus-menerus mengiringiku dalam kehidupanku dan setelah berpindah (ke alam lain; bangkit dari kubur) dari kegelapan liang (kubur) ku. Dan aku meminta padaMu dengan wasilah matahari beserta cahayanya di pagi hari, dan kemulyaan yang wujud pada selain matahari, agar Engkau menjadikan matahari ma’rifat padaMu (yang ada padaku) bersinar menerangiku, tidak tertutup oleh mendung-mendung keraguan, tidak pula terlintasi gerhana pada rembulan kemaha-esaan dikala purnama. Tapi jadikanlah padanya selalu bersinar dan selalu tampak, seiring berjalannya hari dan tahun. Dan berikanlah rahmat ta’dzim Wahai Allah kepada junjungan kami Muhammad, sang pamungkas para nabi dan Rasul. Dan segala Puji hanya milik Allah tuhan penguasa alam. Ya Allah ampunilah kami, kedua Orang tua kami serta kepada saudara-saudara kami seagama seluruhnya, baik yang masih hidup ataupun yang telah meninggal”.

Keutamaan Sholat Isyraq

Ada banyak sekali keutamaan atau keistimewaan dari sholat isyraq, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Mendapatkan Pahala Haji dan Umroh

sebagaimana dalam sebuah hadits Nabi riwayat Anas bin Malik RA:

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

Artinya: “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk – dalam riwayat lain: dia menetap di mesjid – untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, yang sempurna.”

2. Malaikat Akan Bershalawat

Malaikat akan bersholawat dan mendoakan orang tersebut kepada Allah SWT agar orang tersebut diampuni dan disayangi oleh Allah SWT.

“Para Malaikat akan selalu bershalawat kepada salah seorang di antara kalian selama ia berada di masjid dimana ia melakukan shalat, hal ini selama ia wudhu’nya belum batal (1), (para Malaikat) berkata: “Ya Allah, ampunilah ia, ya Allah, sayangilah ia”. (Riwayat Imam Ahmad dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu)

3. Diharamkan Baginya Api Neraka

Sebagaimana dalam sebuah hadits yang artinya:

“Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa yang shalat subuh kemudian ia duduk di majelisnya berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia shalat dua rakaat, maka Allah akan haramkan dirinya dijilat atau dimakan api neraka.’(HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman Fashl Al-Masyi Ilal Masjid, Bab Man Shalla Al-Fajr summa Qa’ada fi Majlisihi Yadzkurullah Hatta Tatlu’as Syams, hadits no 2826.)

4. Dicukupkan Segala  Kebutuhannya dan Di Ijabah Segala Hajatnya Serta Diberikan Jalan Keluar

Keutamaan sholat isyraq selanjutnya adalah akan dicukupkan segala kebutuhannya, Allah SWT akan dengar dan kabul segala hajatnya serta diberikan jalan keluar dari setiap masalahnya. Semua itu atas izin dan kehendak Allah SWT.

5. Memiliki Keutamaan Melebihi Seisi Dunia

Niat Sholat Isyraq, Tata Cara, Waktu, Doa & Keutamaannya Lengkap
Niat Sholat Isyraq, Tata Cara, Waktu, Doa & Keutamaannya Lengkap

وَعَنْهَا قَالَتْ: لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, عَلَى شَيْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أشَدَّ تَعَاهُدَاً مِنهُ عَلَى رَكْعَتَي الفَجْرِ. مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.

Artinya: “Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia menyatakan, “Tidak ada shalat yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamsangat perhatikan selain dua raka’at qabliyah Shubuh.” (HR. Bukhari dan Muslim) (HR. Bukhari, 1169 dan Muslim, no. 724)

وَعَنْهَا عَنِ النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ: “رَكْعَتاَ الفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنيَا وَمَا فِيْهَا “رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

وَفِي رِوَايَةٍ: “لَهُمَا أَحَبُّ إِليََّ مِنَ الدُّنْيا جَمِيْعاً”.

Artinya: Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia menyatakan, “Dua rakaat shalat Sunnah Fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim). Dalam riwayat lain disebutkan, “Dua rakaat shalat Sunnah Fajar lebih aku sukai daripada dunia semuanya.” (HR. Muslim, no. 725)

Demikianlah penjelasan mengenai Niat Sholat Isyraq, Tata Cara, Waktu, Doa & Keutamaannya Lengkap. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Dan semoga kita selalu diberikan kemudahan untuk membangun sunnah-sunnahNya. Aamiin. Terimakasih 🙂