Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya
Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya

√ Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya

Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya – Istilah pameran sering kita dengar bahkan kita sering melihatnya. Pameran merupakan pertunjukkan karya seni yang diadakan di tempat umum. Nah pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan suatu pembahasan mengenai pameran yang mencakup pengertian, jenis, manfaat, fungsi, unsur dan juga prinsipnya. Untuk mengetahuinya langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya

Berikut ini merupakan pengertian pameran secara umum dan menurut ahli.

Pengertian Pameran

Secara umum, pameran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk bisa menyampaikan suatu ide maupun gagasan melalui karya seni rupa sehingga dapat di apresiasi melalui banyak orang.

Arti lain dari pameran adalah suatu pertunjukkan karya seni maupun produk lainnya yang dilakukan di tempat umum dengan melibatkan kerja sama dengan banyak orang agar dapat berjalan dengan sukses.

Adapun pengertian pameran menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Freed E. Han dan Kenneth G. Mangun

Pameran merupakan suatu sarana pemasaran yang efektif dengan tujuan untuk berkampanye, baik pada produk tertentu, sosialisasi, dan informasi tentang keunggulan suatu produk terhadap masyarakat sekaligus sebagai suatu upaya dalam meningkatkan penetrasi pasar.

2. Evelina Lidia

Pameran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang dapat di selenggarakan oleh suatu organisasi independen dan terbuka untuk umum.

3. Frank William Jefkins

Pameran merupakan satu satunya media pemasaran yang dapat menyentuh seluruh panca indera manusia (mata, telinga, kulit, hidung, lidah).

4. Isabel Briggs Myers

Pameran adalah suatu aktivitas yang dalam kegiatannya melibatkan suatu ruangan (galeri) serta memamerkan hasil karya seni seperti lukisan, ukiran, gambar, foto dan lain sebagainya.

5. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pameran secara bahasa diartikan “menunjukkan” yakni menunjukkan segala sesuatu yang dapat di miliki orang lain dengan maksud untuk memperlihatkan kelebihan atau keunggulan untuk dapat menyombongkan diri.

6. Galeri Nasional

Pameran merupakan suatu kegiatan yang menyajikan karya seni rupa untuk dapat dikomunikasikan sehingga dapat di apresiasi oleh masyarakat luas.

Jenis – Jenis Pameran

Adapun jenis – jenis pameran adalah sebagai berikut:

1. Jenis Pameran Berdasarkan Penyelenggara

  • Pameran periodik, yakni jenis pameran yang diselenggarakan secara teratur dalam jangka waktu tertentu seperti sebulan sekali atau dalam waktu setahun sekali.
  • Pameran insidental, yakni jenis pameran yang diselenggarakan jika diperlukan sehingga untuk waktunya tidak bisa ditentukan.
  • Pameran permanen, yakni jenis pameran yang diadakan dengan menggunakan tempat yang tetap dan dapat di buka dengan waktu yang telah ditentukan. Seperti contoh pameran di sebuah museum.
  • Pameran rutin, yakni sebuah pameran seni rupa yang bisa dilaksanakan pada tahap tertentu menurut konsisten dan juga berkepanjangan.

2. Jenis Pameran Berdasarkan Jumlah Peserta

  • Pameran tunggal, yakni jenis pameran dari seni rupa yang hanya dapat dilaksanakan secara personal.
  • Pameran kelompok, yakni jenis pameran seni rupa yang dilaksanakan untuk beberapa budayawan.
  • Pameran retrospeksi, yakni suatu jenis dari pameran yang dapat menyuguhkan suatu perjalanan seniman dalam berkarya yang umumnya dilakukan secara perorangan.

3. Jenis Pameran Berdasarkan Studi

  • Pameran seniman, yakni pameran yang diselenggarakan oleh para seniman dan atau kelompok seni.
  • Pameran kelas, yakni suatu kegiatan pameran yang dilaksanakan setelah siswa selesai berkarya yang di hasilkan dari sekolah atau pada pelajaran tertentu.
  • Pameran sekolah, yakni pameran yang diselenggarakan secara periodik yang pada umumnya di gelar di kelas, aula kelas atau ruang kesenian.
  • Pameran keliling, yakni pameran yang diselenggarakan jika diperlukan saja yang pada umumnya bertempat di luar sekolah atau tempat umum.

4. Jenis Pameran Berdasarkan Ragam Karya

  • Pameran homogen, yakni jenis pameran seni rupa yang memamerkan jenis karya seni rupa yang seragam.
  • Pameran heterogen, yakni pameran seni rupa yang memamerkan berbagai jenis karya seni rupa.

5. Jenis Pameran Berdasarkan Tempatnya

  • Pameran terbuka, yakni pameran seni rupa yang aktif di luar ruangan secara terbuka.
  • Pameran tertutup, yakni pameran seni rupa yang aktif di dalam ruangan atau gedung.
  • Pameran Bergerak, yakni pameran yang dilaksanakan dengan menggunakan media bergerak seperti kendaraan.

6. Jenis Pameran Berdasarkan Tujuan

  • Pameran konvensi, yakni pameran yang tujuannya untuk dapat memasukkan keahlian, menambah ilmu pengetahua dan lainnya. Seperti contoh Partai politik, jika dalam kedokteran ahli bedah.
  • Pameran dagang, yakni pameran yang tujuannya untuk bisnis ke bisnis yaitu menyatukan mereka yang memiliki minat dalam memamerkan dengan orang yang memerhatikan, terdiri dari para pengunjung sebelumnya yang telah diseleksi terlebih dahulu.
  • Pameran konsumen, yakni jenis pameran yang ditunjukkan untuk masyarakat umum atau khalayak umum.

7. Jenis Pameran Berdasarkan Sarana Komunikasi

  • Pameran umum (public exhibition)
  • Pameran dagang (trade exhibition)
  • Pameran luar ruangan (outdoor exhibition)
  • Pameran terbatas (private exhibition)
  • Pameran keliling (mobile show)
  • Acara pekan belanja atau pekan promosi (shopping weeks)
  • Pameran jinjing (portable exhibition)
  • Pameran terbatas (private exhibition)
  • Ajang pamer khusus (special exhibition)
  • Pameran kecil (small exhibition)
  • Pameran dagang luar negeri (overseas trade fairs).

8. Jenis Pameran Berdasarkan Ciri Tampilannya

  • Pameran Umum dalam Ruangan (Public Indoor Exhibition)
  • Pameran Dagang atau Bisnis dalam Ruangan (Indoor Trade Exhibition)
  • Gabungan Pameran Dagang dan Umum dalam Ruangan (Join Trade and Public Exhibition)
  • Pameran Bongkar Pasang (Portable Exhibitions)
  • Pameran Tertutup dalam Ruangan (Private Indoor Exhibition)
  • Pameran di Luar Ruangan (Outdoor Exhibition)
  • Pameran Jendela (Window Exhibition)
  • Pameran Berpindah-Pindah (Travelling Exhibitions)
  • Pameran Konferensi.

Manfaat Pameran

Ada beberapa manfaat dari dilakukannya pameran, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Sebagai sarana bagi masyarakat luas untuk dapat menumbuhkan dan juga meningkatkan kemampuannya dalam mengapresiasi hasil karya orang lain.

2. Sebagai sarana bagi para seniman untuk menumbuhkan dan juga meningkatkan kemampuan dalam membuat produk ataupun karya seni yang berkualitas.

3. Memberikan banyak pengalaman bagi seorang karya seni dan para pencipta produk.

4. Dapat membantu masyarakat agar mampu menilai dan mengevaluasi hasil karya secara objektif.

5. Sebagai sarana untuk melatih masyarakat dalam hal merencanakan dan menyelenggarakan suatu kegiatan.

Fungsi Pameran

Adapun beberapa fungsi dari pameran diantaranya adalah

1. Fungsi Edukasi

Yakni suatu fungsi pameran yang bermanfaat untuk pembelajaran dan melatih masyarakat dalam memahami makna keahlian rohani manusia.

2. Fungsi Apresiasi

Yakni sebagai media dalam menyampaikan suatu inspirasi para seniman sehingga para pengunjung dapat memberikan apresiasinya pada seniman atas karyanya.

3. Fungsi Prestasi

Yakni sebagai media untuk membantu memacu para pencipta seni untuk berprestasi serta menghasilkan suatu karya yang menginspirasi.

4. Fungsi Rekreasi

Yakni fungsi pameran yang memiliki manfaat sebagai media untuk relaksasi dan melepaskan diri dari tekanan kegiatan sehari-hari yang menguras banyak energi serta pikiran.

Unsur-Unsur Pameran

Adapun unsur-unsur dari pameran diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Karya, yakni seni rupa yang akan di pamerkan.

2. Panel atau sketsel, yakni suatu box untuk memajang karya seni yang akan di pamerkan.

3. Dekorasi, yakni perlengkapan untuk dapat menyajikan larya seni agar lebih indah.

4. Sound system, yakni sarana audio yang digunakan untuk dapat menghasilkan suara nyaman bagi pengunjung pameran.

5. Label karya, yakni digunakan untuk menulis identitas (judul, pencipta, teknik, dan tahun penciptaan) dan ditempel di dekat karya seni yang akan dipamerkan.

6. Katalog, yakni suatu lembaran petunjuk yang berisi penyelenggaraan pameran.

7. Buku tamu, yakni diisi oleh para pengunjung.

8. Buku pesan atau kesan, yakni digunakan untuk mengetahui tanggapan pengunjung tentang karya seni yang di pamerkan.

Prinsip-Prinsip Karya Seni

Adapun prinsip-prinsip dari karya seni diantaranya adalah

1. Prinsip Interaksi

Yakni prinsip yang berorientasi pada kepentingan penyelenggara dan pengunjung dalam penyelenggara sebuah pameran.

2. Prinsip Inisiatif

Yakni prinsip yang mengambil inisiatif dan menemukan langkah-langkah yang sistematis dan terencana ke arah pendekatan khalayak ramai pada pameran yang sedang di selenggarakan.

3. Prinsip Repetisi

Yakni prinsip penyelenggaraan pameran yang dapat dilakukan secara berulang-ulang.

4. Prinsip Integritas

Yakni prinsip yang dalam penyelenggaraan dapat menampilkan banyak koleksi pameran, seperti pameran seni lukis yang terdiri dari banyak aliran.

Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya
Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya

5. Prinsip Efisiensi

Yakni prinsip penyelenggaraan pameran dengan melakukan penulisan secara sistematis agar tidak merepotkan penyelenggara dan juga pengunjung.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Pameran, Jenis, Manfaat, Fungsi, Unsur & Prinsipnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂