Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia

2 min read

Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia

Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia – Islam masuk ke Indonesia tidak langsung secara tiba-tiba masuk, akan tetapi melalui proses atau cara-cara yang dilalui. Dan tentu memiliki proses perkembangan dalam penyebaran agama Islam.

Pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan mengenai Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia. Untuk itu simak penjelasannya sebagai berikut:

Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia

Masuknya Islam ke Indonesia memiliki tiga teori, diantaranya adalah teori Gujarat (India), Persia (Iran) dan Arab. Dari ketiga teori tersebut tentu memiliki perbedaan dan juga kesamaan.

Adapun persamaan dari ketiga teori (gujarat, persia dan arab), diantaranya adalah:

  • Perkembangan Islam di Indonesia dilakukan oleh para pedagang, ahli agama atau sufi
  • Penyebaran Islam dilakukan secara damai.

Masuknya Islam ke Indonesia berpengaruh pada perubahan suatu tatanan kehidupan bermasyarakat, salah satunya adalah adanya kerajaan-kerajaan Islam seperti kerajaan samudra pasar, kerajaan demak dan lain sebagainya.

Perkembangan Islam di Indonesia terus meningkat, bahkan Indonesia adalah negara muslim yang paling banyak muslim di penduduknya.

Perkembangan Islam di Indonesia Dari Awal Masuk Hingga Saat Ini

Islam masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan, perkawinan, pendidikan dan juga budaya. Adapun proses perjalanan masuknya Islam ke Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut:

Baca Juga:  √ Pengertian Fasisme, Sejarah, Ciri, Unsur, Kelebihan & Kekurangan

1. Masuknya Islam dengan 3 Teori

Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa masuknya Islam ke Indonesia melalui tiga teori yakni gujarat, persia dan arab/ Dimana dari ketiganya tersebut memiliki proses penyebaran yang sama diantaranya adalah perdagangan, perkawinan dan pendidikan.

2. Adanya Kerajaan Yang Bercorak Islam

Adapun kerajaan pertama di Indonesia yang bercorak Islam adalah Samudera Pasai. Setelah muncul kerajaan tersebut, maka mulai banyak kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Pulau Jawa hingga ke wilayah Indonesia bagian Timur.

3. Masuknya Penjajah dan Pengaruhnya ke Wilayah dan Tatanan Indonesia

Pada saat masuknya penjajah ke Indonesia mulailah menemukan kesulitan dan sulit mendapatkan kebebasan dalam beragama, berpolitik, berekonomi, dan bahkan kebebasan untuk hidup. Pada saat itu Belanda yang datang ke Indonesia membawa tiga misi yakni gold, glory dan juga gospel.

Namun misi Belanda tersebut gagal, karena pada saat itu umat Islam banyak bertempur dengan pasukan Belanda baik itu pertempuran kecil maupun besar.

4. Pada Awal Abad ke-20

Pada awal abad ke 20 umat Islam mulai membebaskan diri dari kolonialisme dan juga imperialisme. Ada banyak organisasi yang berlandaskan sosial dan agama bermunculan. Beberapa diantaranya adalah Sarikat Dagang Islam di Bogor, Persatuan Islam di Bandung, Nahdlatul Ulama di Surabaya, dan masih banyak lagi, menandakan rasa nasionalisme mulai tumbuh.

Pada saat jepang menjajah Indonesia, sebagian ahli berpendapat bahwa Jepang memberikan kemudahan dan juga akses untuk berkembangnya organisasi Islam, namun sebagian yang lain berpendapat bahwa Jepang memiliki maksud tersendiri.

Singkat cerita Jepang berhasil dikalahkan oleh sekutu, kemudian tokoh pergerakan Indonesia mengambil suatu kesempatan untuk memperoklamasikan kemerdekaan di tengah melemahnya Jepang.

Baca Juga:  √ Pengertian UNICEF, Sejarah, Tujuan, Sasaran, Anggota & Perannya

Para tokoh Islam pada saat itu menginginkan Islam menjadi dasar negara, akan tetapi semua itu tidak tercapai. Karena ada banyak tokoh yang cenderung memilih pancasila.

5. Keberadaan Islam yang Diakui Indonesia pada Bidang Pendidikan

Sejak tahun 1946 Pendidikan agama Islam mulai memasuki sekolah-sekolah formal, dan mulailah disusun pelajaran agama. Adapun dalam penyusunannya mengikuti jenjang sekolah umum, peningkatan kurikulum madrasah, dan dibentuknya agama Islam untuk seorang guru dan juga hakim.

6. Akhir Abad ke-20

Pada akhir abad ke-20 perkembangan Islam di Indonesia semakin pesat, dimana salah satunya adalah pada tahun 1975 di dirikan Majelis Ulama Indonesia, lembaga keuangan yang bercorak Islam, dan organisasi massa Islam lainnya.

Perkembangan Islam Hingga Saat Ini

Perkembangan Islam di era saat ini memang begitu marak, apalagi di era globalisasi ini, internet yang mudah sehingga segala sesuatu dapat di akses dengan mudah pula.

Indonesia tidak akan terlepas dari globalisasi, modernisasi, maupun perubahan sosial, sehingga banyak sekali yang tidak siap akan perubahan tersebut. Sehingga marak dengan sesuatu yang tidak seharusnya ada, seperti nabi palsu, terorisme, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, banyak juga yang melakukan perubahan dalam hal kebaikan, seperti ajakan kebaikan yang dapat dilakukan di media sosial dengan mudah, berdakwah, dan lain sebagainya.

Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia
Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia

Perkembangan Islam Indonesia Bagian Timur

Kerajaan Ternate dan Tidore di Maluku, menjadi kerajaan yang memiliki peran dalam perkembangan Islam di Indonesia Timur. Karena kerajaan tersebut menjalin hubungan dagang dengan pelabuhan – pelabuhan di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit, seperti Tuban dan Gresik.

Kemudian Maluku juga kaya akan rempah – rempah, sehingga memiliki potensi besar untuk didatangi pedagang Muslim dari Timur Tengah dan Arab.

Baca Juga:  31 Pengertian Budaya Menurut Para Ahli Terlengkap

Demikianlah penjelasan mengenai Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. 🙂