Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Lengkap)
Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Lengkap)

√ Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Bahasan Lengkap)

Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Bahasan Lengkap) –  Istilah faktur bukanlah suatu istilah yang asing lagi, namun ada sebagian dari mereka yang belum mengerti faktur apalagi yang tidak mengenal dunia jual beli sistem kredit. Nah pada pembahasan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan mengenai faktur yang mencakup pengertian, jenis, fungsi dan juga contohnya. Untuk itu langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

 Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Bahasan Lengkap)

Berikut ini penjelasan mengenai pengertian faktur.

Pengertian Faktur

Istilah faktur sendiri berasal dari bahasa inggris yakni “Invoice” yang berarti lembar tagihan. Sehingga jika diartikan faktur merupakan lembar bukti tagihan pembelian suatu produk baik itu berupa barang maupun jasa.

arti lain dari faktur adalah sebuah dokumen dasar yang digunakan sebagai bukti pencatatan oleh perusahaan penjual dan perusahaan pembeli. Faktur dapat berisi bukti transaksi penjualan yang dilakukan dengan sistem kredit dan dibuat dengan rangkap tiga.

Faktur adalah suatu dokumen atau berkas yang dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli yang mana di dalamnya tercantum tanggal pengeluaran faktur, tanggal pengiriman barang oleh si penjual, kemudian detail barang baik berat, ukuran, harga, biaya dan total harga yang harus dibayar oleh si pembeli, syarat penyerahan barang, syarat pembayaran dan  lain sebagainya.

Baca Juga:  37 Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli Terlengkap

Adapun pengertian faktur menurut para ahli diantaranya adalah:

1. Sora N.

Faktur merupakan suatu perhitungan penjualan kredit yang diberikan oleh penjual kepada pembeli. Menurut beliau jika transaksi jual beli dilakukan secara tunai maka tidak memerlukan faktur, namun jika dilakukan secara kredit maka faktur dapat dikeluarkan.

2. Sugeng Hariyanto

Faktur merupakan suatu catatan yang menggambarkan barang-barang yang dikirimkan kepada pembeli beserta harganya. Biasanya catatan ini dibuat dan dikirm oleh penjual kepada pembeli untuk untuk meminta bayaran atau hanya untuk menginformasikan tagihan jika pembayaran dilakukan kredit.

3. Andrian Sutedi

Faktur adalah suatu dokumen penting dalam perdagangan karena melalui data-data dalam invoce dapat diketahui berapa jumlah wesel yang akan ditarik, jumlah penutupan asuransi, serta penyelesaian segala macam bea masuk.

4. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Faktur merupakan suatu daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan catatan nama, jumlaah dan harga yang dikeluarkan penjual dan harus dibayar oleh pembeli.

Jenis-Jenis Faktur

Adapun menurut Fenoza, ada 3 jenis faktur yang biasa digunakan dalam suatu perusahaan, diantaranya adalah

1. Faktur Biasa

Jenis faktur biasa ini sangat sering dan paling umum digunakan ketika berinteraksi secara sederhana. Sedangkan isi dari faktur biasa ini adalah rincian item, jumlah, harga dan harga total.

2. Faktur Proforma

Faktur proforma merupakan jenis faktur yang bersifat sementara yang diberikan kepada pelanggan sebelum penjual mengirimkan barang pesaanannya kepada pelanggan.

3. Faktur Konsuler

Faktur konsuler merupakan jenis faktur yang digunakan dalam perdagangan internasional atau kegiatan eksport-import. Dalam jenis faktur konsuler ini harus ada pengesahan dan persetujuan dari perwakilan negara yang mengimpor atau atase perdagangan kantor konsuler serta kedutaan besar negara pengimpor yang ada di negara pengekspor.

Baca Juga:  Pengertian Perusahaan Dagang, Jenis, Ciri dan Contohnya (Lengkap)

Fungsi Faktur

Secara umum fungsi atau kegunaan dari faktur adalah untuk menagih pembelian yang dilakukan oleh si konsumen. Adapun fungsi atau kegunaan faktur yang lain diantaranya adalah

1. Sebagai informasi mengenai barang atau jasa yang dibeli konsumen

2. Sebagai informasi besarnya tagihan dan termin pembayaran yang harus dilakukan konssumen

3. Sebagai rujukan yang benar atau asli jika barang atau jasa yang tercantum akan dijual lagi kepada pihak lain

4. Sebagai rujukan yang benarketika akan menambahkan sebuah transaksi ke pembukuan keuangan

5. Faktur juga dapat dijadikan sebagai rujukan yang benar sebagai faktur pajak

6. Sebagai rujukan jika terjadi kesalahan dalam pengiriman barang ataupun total perhitungan tagihan.

Komponen-Komponen Faktur

Ada beberapa komponen yang harus disertakan di dalam faktur agar informasi di dalamnya lengkap. Berikut ini adalah komponen-komponen yang ada di dalam faktur:

  • Nomor urut invoice
  • Purchase order/ nomor order
  • DO/ SJ atau kode nomor transaksi DO/ SJ
  • Detail barang
  • Sub Total
  • Diskon (bila ada)
  • Biaya pengiriman (bila ada)
  • Biaya PPN
  • Total Biaya

Adapun komponen faktur pembelian adalah sebagai berikut:

  • Nama perusahaan atau identitas penjual meliputi nama, logo, dan alamat perusahaan
  • Nama konsumen atau pembeli yang bertransaksi berikut dengan alamatnya
  • Nomor transaksi atau nomor seri
  • Tanggal faktur
  • Detail transaksi
  • Nominal yang dibayar meliputi: sub total dan PPN yang harus dibayar oleh konsumen
  • Nama dan tanda tangan kasir serta konsumen. Ini sebagai bukti telah terjadinya persetujuan antara kedua belah pihak.

Contoh Faktur

Adapun contoh faktur yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Lengkap)
Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Lengkap)

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Faktur, Jenis, Fungsi & Contohnya (Bahasan Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂