Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri, Tujuan & Dampaknya (Lengkap)
Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri, Tujuan & Dampaknya (Lengkap)

Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri, Tujuan & Dampaknya (Lengkap)

Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri, Tujuan & Dampaknya (Lengkap) – Istilah demokrasi sangat erat kaitannya dengan sistem ketatanegaraan. Demokrasi juga selalu dihubungkan dengan kebebasan. Jika sebelumnya Pendidik menjelaskan mengenai Pengertian Demokrasi, Ciri-Ciri, Prinsip, Dan Jenisnya Lengkap. Maka pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai demokrasi yang mencakup pengertian, ciri dan juga dampaknya. Untuk mengetahui lebih jelas langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri dan Dampaknya (Lengkap)

Pengertian Demokrasi Terpimpin

Secara umum demokrasi terpimpin merupakan suatu sistem pemerintahan dimana segala kebijakan dan keputusan yang diambil dan dijalankan berpusat oada satu orang yakni pemimpin pemerintahan. Sistem pemerintahan ini juga dikenal sebagai sistem terkelola, yakni suatu pemerintahan demokrasi dengan peningkatan otokrasi. Dengan arti lain negara yang menganut sistem ini adalah pemerintah penguasanya tunggal.

Sehingga warga negara atau rakyat tidak memiliki peran yang signifikan terhadap segala kebijakan yang diambil dan dijalankan pemerintah melalui efektifitas teknik kerja humas yang berkelanjutan.

Ciri-Ciri Demokrasi Terpimpin

Adapun ciri-ciri demokrasi terpimpin diantaranya adalah

1. Kekuasaan Ada Pada Presiden

Dalam demokrasi terpimpin, presiden memiliki kekuasaan tertinggi dalam suatu negara. Sistem pemerintahan ini mulai berlaku di Indonesia sejak 5 Juli 1959.

Baca Juga:  Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli dan Tujuannya Terlengkap

2. Anti Kebebasan Pers

Pers berperan sebagai penyambung suara rakyat pada sistem politik dibatasi oleh pemerintah. Kebijakan pemerintah dalam pers membuat sebagian besar media menutup diri dan tidak berani mengedarkan berita karena ada ancaman di cekal.

3. Peran Partai Politik Terbatas

Dalam sistem demokrasi terpimpin, peran partai politik menjadi sangat terbatas. Seolah keberadaan partai politik hanya untuk menjadi pendukung berbagai kebijakan presiden.

4. Peran Militer Semakin Besar

Peran militer pada demokrasi terpimpin ini sangat kuat. Militer memiliki dua fungsi (dwifungsi) pada masa itu yakni sebagai garda pertahanan negara dan berperan pada pemerintahan. Sehingga hal tersebut mengakibatkan kekacauan pada politik di Indonesia.

5. Paham Komunisme Berkembang

Pada masa presiden soekarno, beliau memiliki hubungan baik dengan PKI (parta komunis Indonesia). Dukungan PKI terhadap presiden soekarno itu dimanfaatkan dengan baik sehingga paham tersebut semakin berkembang.

6. Sentralisasi Pemerintah Pusat

Pada sistem pemerintahan demokrasi terpimpin ini mengakibatkan ketidakadilan, salah satunya adalah pemerintahan yang sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah pusat. Peran partai politik yang semakin tidak jelas justru semakin menambah kekacauan.

7. Terjadi Pelanggaran HAM

Hal ini terjadi karena adanya anti kebebasan pers, sentralisasi pemerintah pusat dan peran militer yang besar sehingga meningkatkan tindakan tindakan yang semena-mena terhadap masyarakat.

Tujuan Demokrasi Terpimpin

Adapun tujuan dari demokrasi terpimpin diantaranya adalah

1. Untuk mengganti demokrasi liberal yang dianggap tidak stabil untuk negara Indonesia

2.  Untuk meningkatkan kekuasaan presiden, yang awalnya hanya sebatas sebagai kepala negara lalu menjadi pemegang kekuasaan tertinggi.

Dampak Demokrasi Terpimpin

Awal berlakunya sistem pemerintahan demokrasi terpimpin atau dikenal dengan rezim orde lama yakni sejak presiden soekarno mengeluarkan dekritpada tanggal 5 Juli 1959. Namun ada beberapa dampak positif juga negatif pada sistem pemerintahan ini, diantaranya adalah

Baca Juga:  Macam-Macam Hak Asasi Manusia dan Contohnya (Lengkap)

1. Dampak Positif

  • Mengembalikan UUD 1945 sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan
  • Dapat terhindar dari perpecahan dan krisis yang tidak berkesudahan
  • Awal dibentuknya negara lembaga tinggi negara, yakni MPRS dan DPAS.

2. Dampak Negatif

Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri, Tujuan & Dampaknya (Lengkap)
Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri, Tujuan & Dampaknya (Lengkap)
  • Presiden, MPR dan lembaga tinggi negara memiliki kekuasaan yang besar sehingga akan timbul penyalahgunaan
  • Memberlakukan dwifungsi militer sehingga militer dapat mengikuti politik.

Nah demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Demokrasi Terpimpin, Ciri, Tujuan & Dampaknya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂

5 (100%) 9 votes