Hikmah & Keutamaan Dalam Bersahur Beserta Dalilnya

Hikmah & Keutamaan Dalam Bersahur Beserta Dalilnya – Assalamu’alaikum sahabat Pendidik, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang sahur dalam berpuasa. Kenapa sih kita harus bersahur karena dalam berpuasa itu membutuhkan energi. Sahur bukan tentang sekedar makan dan minumnya saja, melainkan ada keberkahan dan hikmah didalamnya. Berikut penjelasannya:

Contents

Hikmah & Keutamaan Dalam Bersahur Beserta Dalilnya

Sahur adalah makan pada dinihari (disunnahkan menjelang fajar sebelum subuh), bagi orang-orang yang akan menjalankan ibadah puasa. Sahur itu bukan sekadar makan, tapi bagian dari ibadah yang membawa manfaat lahir dan batin.

1. Dalam Bersahur Terdapat Keberkahan

Sebagaimana dalam diriwayatkan oleh Anas ra, Rasullullah bersabda:

عن أنس رضي الله عنه قال صلى الله عليه و سلم: تسحروا فإن في السحور بركة (رواه الشيخان)

Artinya: Diriwayatkan dari Anas ra, Rasulullah saw bersabda, sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu mengandung keberkahan (HR Syaikhani).

2. Allah SWT & Para Malaikat  Bershalawat Kepada Orang yang Makan Sahur

وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم السحور كله بركة فلا تدعوه ولو أن يجرع أحدكم جرعة من ماء فإن الله عز و جل وملائكته يصلون على المتسحرين

Artinya: Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur (HR Ahmad).

3. Sahur Makan Yang Tidak dihisab oleh Allah SWT.

ثلاثة لا يحاسب عليها العبد أكلة السحر وما أفطر عليه والأكل مع الإخوان

Artinya: Ada tiga hal (makanan) di mana seorang hamba tidak akan dihisab oleh Allah swt, yaitu makanan sahur, makanan saat berbuka puasa, dan makanan yang dinikmati bersama saudara-saudara yang lain.

4. Sahur Pembeda Antara Muslim, Yahudi & Nasrani

Makan sahur memiliki keistimewaan sendiri bagi seorang muslim. Karena puasa tidak hanya dikerjakan oleh umat Islam saja, nasrani dan yahudipun menjalankan puasa. Sedangkan sahur hanya dimiliki oleh umat Islamn saja.

Nabi Muhammad Saw bersabda:

فصل ما بين صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحر

Artinya: Yang membedakan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab adalah makan sahur.

Waktu sahur adalah momen yang paling utama dalam beribadah. Harapannya, orang yang bangun untuk sahur juga bisa sekalian beribadah di waktu mustajab ini. Selain itu, orang sahur juga lebih berkesempatan melaksanakan shalat subuh tepat waktu jika tidak tidur setelah makan, karena ia akan menunggu sampai adzan subuh berkumandang. Imam al-Bukhari sendiri dalam kitab Sahih-nya menuliskan satu bab khusus yang membahas tentang orang yang sahur dan tidak tidur sampai tiba waktu shalat subuh. Al-Bukhari mendata sejumlah hadits Nabi tentang anjuran tidak tidur setelah sahur sampai waktu subuh tiba.

Demikianlah penjelasan singkat tentang Hikmah & Keutamaan Dalam Bersahur Beserta Dalilnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi yang membacanya :). Terimakasih.