Tabayyun Adalah: Pengertian, Manfaat & Penjelasannya Lengkap

3 min read

Tabayyun Adalah: Pengertian, Manfaat & Penjelasannya Lengkap

Tabayyun Adalah: Pengertian, Manfaat & Penjelasannya Lengkap – Istilah tabayyun sering kali kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Tabayyun berasal dari bahasa arab yang artinya penjelasan.

Pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan mengenai tabayyun secara terperinci. Untuk itu langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Tabayyun Adalah: Pengertian, Manfaat & Penjelasannya Lengkap

Berikut ini merupakan Arti dari Tabayyun:

Tabayyun Adalah

Tabayyun menurut bahasa artinya mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya. Sedangkan menurut istilah tabayyun artinya meneliti, mempelajari dan menyeleksi suatu kabar berita dengan tidak tergesa-gesa dalam memutuskan suatu permasalahan, baik itu dalam hal hukum, kebijakan dan lain sebagainya.

Tabayyun sangatlah penting, karena merupakan suatu akhlak mulia yang yang berprinsip penting dalam menjaga kemurnian ajaran Islam dan juga menjaga keharmonisan dalam pergaulan.

Sebagaimana Hadits-hadits Rasulullah Saw dapat dditeliti keshahihannya, diantaranya karena para ulama menerapkan prinsip tabayyun.

Allah SWT berfirman dalam (QS. Al Hujurat : 6):

يَاأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوْا أَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلىَ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِيْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila datang kepada kalian orang fasiq dengan membawa berita, maka periksalah dahulu dengan teliti, agar kalian tidak menuduh suatu kaum dengan kebodohan, lalu kalian menyesal akibat perbuatan yang telah kalian lakukan”.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Asy Syaukani rahimahullah:

Baca Juga:  √ Anggota Tubuh Yang Akan Berbicara & Menjadi Saksi Kelak Di Akhirat

Artinya: “Yang dimaksud dengan tabayyun adalah memeriksa dengan teliti, dan yang dimaksud dengan tsabbut adalah berhati-hati dan tidak tergesa-gesa, melihat dengan keilmuan secara dalam terhadap suatu peristiwa dan kabar yang akan datang, sampai menjadi jelas dan terang baginya.” (Fathul Qadir, 5:65).

Nah oleh sebab itu, Allah SWT selalu memerintahkan kepada orang-orang beriman agar selalu tabayyun dalam menghadapi suatu kabar berita agar tidak terjadi kesalah pahaman dan penyesalan di kemudian hari.

Manfaat Tabayyun

Ada banyak sekali manfaat dari tabayyun, diantara manfaatnya adalah sebagai berikut:

1. Menjauhkan dari Kesalah Pahaman

Dengan adanya tabayyun dapat menjauhkan diri dari kesalah pahaman, yang justru akan menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Sebagaimana dalam sebuah kisah zaman Rasulullah: Ada sebuah kalangan yang bernama Anshar yang merupakan utusan untuk melakukan pertempuran, kemudian Ia mengejar salah satu musuh, dan kemudian ia meghujamnya dengan tombak hingga tewas ketika yang akan di tombak mengucapkan Laa ilaaha illallaah.

Kemudian Rasulullah mendengar kabar tersebut, kemudian Beliau bersabda: “Hai Usamah, kenapa engkau membunuhnya sehabis dia mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah? lalu Aku menjawab: “Ia mengucapkan kalimat tersebut hanya untuk melindungi diri”. Akan tetapi Rasulullaah saw terus mengulang- ulang persoalan itu, hingga aku merasa belum sempat masuk Islam sebelumnya (HR. Bukhari).

Kemudian dalam Riwayat Muslim, Nabi saw bertanya kepada Usamah:

“Apakah kalian sudah membedah hatinya?”). Hadits ini berikan uraian jika Nabi saw marah kepada Usamah bin Zaid ra karena dia sudah menewaskan musuhnya yang sudah mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah.

Kemudian Nabi saw bertanya lagi “Apakah engkau sudah teliti dengan jelas( tabayyun) hingga ke lubuk hatinya jika dia mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah itu hanya khawatir senjata dan hanya ingin melindungi diri…. dst?”

Baca Juga:  Niat Puasa Syawal, Tata Cara dan Keutamaannya Lengkap

Dari secuplik kisah tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwasanya betapa pentingnya tabayyun, bahkan dari zaman Nabi pun sudah diterapkan untuk selalu melakukan tabayyun terlebih dahulu.

2. Menjaga Silaturahmi

Dengan adanya tabayyun, maka silaturahmi akan lebih terjaga, dan dijauhkan dari sesuatu yang memutuskan tali silaturrahmi. Karena banyak sekali orang yang putus tali silaturahmi hanya sebab perkara yang belum ia ketahui secara jelas.

3. Menjaga Lisan dari Dosa

Lisan adalah senjata yang sangat tajam, dimana kita harus menjaga lisan itu dengan benar dan jangan sampai menyakiti hati orang lain.

Lisan yang penuh dosa adalah lisan yang tidak dipergunakan dengan baik yang berarti banyak menyebarkan berita bohong. Dengan berita yang tidak benar inilah dapat menyebabkan perpecahan.

Sehingga dengan adanya tabayyun dapat menjaga lisan kita dari segala hal yang menyakiti hati, dengan begitu lisan kita akan lebih terjaga.

4. Memberikan Ketentraman Jiwa

Lisan yang dusta dapat menghilangkan ketentraman jiwa, dengan adanya tabayyun setidaknya kita memberikan suatu kabar berita yang benar, tidak ada dusta, sehingga tidak menimbulkan perpecahan dengan begitu akan memberikan ketentraman jiwa.

5. Menghindari dari Fitnah

Berita yang salah dapat menyebabkan fitnah yang kejam, untuk itu mengklarifikasi berita terlebih dahulu sangatlah penting agar jatuhnya tidak menjadi fitnah.

Cara Bagi Orang yang Tidak Melakukan Tabayyun Agar Terbebas dari Hal yang Tidak Diinginkan

Adapun cara bagi orang yang tiada berprilaku tabayyun agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan ketaqwaan dalam diri kita, karena dengan ketaqwaan kita itulah terdapat keutamaan Allah SWT akan membagikan Furqon kepada kita, yakni kemampuan dapat membedakan mana yang hak dan mana yang batil, mana yang benar dan mana yang dusta.

Baca Juga:  √ Hukum Suami Mendiamkan Istri Menurut Pandangan Islam

Sebagaimana dalam QS AlAnfal 29:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ

Artinya: “Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.”

Tabayyun Adalah: Pengertian, Manfaat & Penjelasannya Lengkap
Tabayyun Adalah: Pengertian, Manfaat & Penjelasannya Lengkap

2. Merenungi dan mengamalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, sebagaimana yang terdapat dalam Q.S Al-Hujarat ayat 6 yang membahas tabayyun:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

3. Selalu beradaptasi mengenai berpikiran atau berprasangka baik terhadap orang lain. Sebagaimana yang terdapat dalam Q.S An-Nur ayat 12:

لَّوْلَآ إِذْ سَمِعْتُمُوهُ ظَنَّ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بِأَنفُسِهِمْ خَيْرًا وَقَالُوا۟ هَٰذَآ إِفْكٌ مُّبِينٌ

Artinya: “Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: “Ini adalah suatu berita bohong yang nyata”.

Demikianlah penjelasan mengenai Tabayyun Adalah: Pengertian, Manfaat & Penjelasannya Lengkap. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂