Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap)
Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap)

√ Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap)

Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap) – Istilah saham dan obligasi sangat identik dengan keuntungan, biasanya ini dipelajari dalam mata kuliah akuntansi, ekonomi, perbankan dan sejenisnya. Pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan pembahasan mengenai saham dan obligasi beserta penjelasannya. Untuk mengetahuinya yuk langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap)

Pengertian Saham

Saham merupakan salah satu jenis surat berharga yang diperdagangkan bursa efek. Saham diartikan juga sebagai salah satu bukti penyertaan modal di suatu perseroan atau bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Sehingga siapa saja yang mempunyai saham, berarti ia menyertakan modalnya atau memiliki perusahaan yang mengeluarkan saham tersebut.

Adapun pengertian saham menurut para ahli

1. Martono (2007:13)

Saham adalah refleksi dari keputusan-keputusan investasi, pendanaan (termasuk kebijakan deviden) dan pengelolaan aset.

2. Sunariyah (2006: 126-127)

Saham adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang berupa PT (Perseroan terbatas) atau biasa disebut emitmen. Saham menyampaikan bahwa pemilik saham juga pemilik sebagian dari perusahaan.

3.  Bambang Riyanto (2001:240)

Saham merupakan Suatu tanda bukti pengambilan bagian dalam perseroan terbatas bagi yang bersangkutan, yang diterima dari hasil penjualan saham, namun tertanam dalam perusahaan tersebut selama hidupnya, walaupun bagi pemegang saham sendiri bukan merupakan peranan selamanya atau menetap, karena setiap waktu pemegang saham dapat menjual sahamnya.

Baca Juga:  Pengertian Arsitektur, Fungsi, Sejarah dan Teorinya Lengkap

4.  Darmadji dan Fakhruddin (2006:5)

Saham adalah Suatu tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseorangan terbatas. Menurutnya bentuk atau wujud saham sendiri berupa selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut merupakan pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut.

5. Gitman (2000, 7)

Saham adalah suatu bentuk yang paling sederhana dan murni dari kepemilikan perusahaan.

6. Bernstein (1995, 197)

Saham merupakan selembar kertas yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaan.

Pengertian Obligasi

Obligasi merupakan hutang jangka panjang yang sifatnya tertulis dalam sebuah kontrak surat obligasi yang dilakukan oleh pihak berhutang dimana wajib membayar hutangnya tersebut disertai dengan bunga (penerbit obligasi) dan pihak yang menerima piutang atau pembayaran yang dimilikinya berikut bunga (pemegang obligasi) yang mana biasanya tanpa ada jaminan suatu aktiva.

Adapun arti lain dari obligasi adalah surat utang jangka panjang yang diterbitkan oleh perusahaan atau instansi maupun badan pemerintahan. Sebenarnya, menginvest obligasi sama halnya dengan deposito di Bank, hanya saja bedanya jika membeli sebuah obligasi akan mendapatkan bunga yang tetap secara berkala yang umumnya jatuh pada 3 bulan sekali, 6 bulan sekali atau 1 tahun sekali sampai jatuh tempo yang telah ditentukan.

Perbedaan Saham dan Obligasi

Nah jika kita sudah mengetahui arti dari saham dan juga obligasi, maka kita juga harus memahami tentang perbedaan dari keduanya. Ada beberapa perbedaan dari saham dan obligasi, diantaranya adalah sebagai berikut:

          Pernyataan                                               Obligasi          Saham

Baca Juga:  Pengertian Akuntansi Menurut Ahli, Fungsi, Bidang, & Tujuannya (Lengkap)

1. Meminjamkan Uang                                         √                         –

2. Menanamkan Modal                                         –                         √

3. Menjadi Pemilik Perusahaan                          –                         √

4. Berhak mendapatkan hasil                             –                          √

keuntungan yang diperoleh

perusahaan (deviden)

5. Berhak mendapatkan kembali                       √                         –

uang yg dipinjamkan beserta bunga

yg telah dijanjikan (kupon obligasi)

6. Dalam perusahaan wan prestasi                     √                       –

pembayaran kepada pemilik obligasi

mendapatkan prioritas dibandingkan

dengan pemilik saham

7. Dapat kehilangan modal bila                           –                       √

perusahaan merugi.

Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap)
Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap)

Surat hutang (obligasi) dapat diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan. Sedangkan saham hanya diterbitkan oleh perusahaan saja.

Baca Juga:  31 Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli Terlengkap

Nah itulah penjelasan mengenai Pengertian Saham & Obligasi Menurut Ahli Serta Perbedaannya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂

Rate this post