Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap)
Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap)

Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap)

Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap) – Pada kesempatan kali ini, Pendidik akan membahas mengenai filsafat, yang mencakup pengertian, ciri dan juga tujuannya. Untuk mengetahuinya langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap)

Pengertian Filsafat

Arti filsafat secara umum adalah suatu ilmu pengetahuan yang menggunakan logika, metode dan juga sistem untuk mengkaji masalah umum dan mendasar mengenai berbagai persoalan seperti pengetahuan, pikiran, akal, eksistensi dan bahasa.

Secara etimologi “filsafat” berasal dari bahasa Yunani, yaitu philosophia dan philoshophos. Philo artinya cinta, sedangkan shopia berarti pengetahuan, kebijaksanaa, dan hikmah. Sehingga filsafat merupakan sejumlah gagasan yang penuh dengan pengetahuan, kebijaksanaan, dan hikmah.

Adapun pengertian filsafat menurut para ahli adalah

1. Plato

Filsafat adalah suatu ilmu yang mencoba untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang sesungguhnya.

2. Aristoteles

Filsafat adalah  suatu ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang berisi ilmu metafisika, logika, etika, retorika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat keindahan).

3. Imanuel Kant

Filsafat adalah suatu ilmu pengetahuan yang menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan yang didalamnya tercakup empat persoalan yakni Agama, etika, metafisika, dan antropologi.

4. Johann Gotlich Fickte

Filsafat adalah dasar dari segala ilmu yang membicarakan seluruh bidang dan seluruh jenis ilmu untuk mencari kebenaran dari seluruh kenyataan.

Baca Juga:  Pengertian Berita, Jenis, Ciri dan Syaratnya (Lengkap)

Ciri-Ciri Filsafat

Menurut Clarence I. Lewis yang merupakan ahli logika mengatakan bahwa filsafat adalah suatu proses refleksi dari bekerjanya akal yang dalam prosesnya terkandung berbagai kegiatan. Adapun ciri-ciri pemikiran filsafat adalah

1. Bersifat Universal

Pemikiran filsafat cenderung bersifat umum dan tidak berkaitan dengan objek-objek khusus. Misalnya pemikiran tentang manusia, keadilan, kebebasan dan lain sebagainya.

2. Tidak Faktual

Tidak faktual berarti sesuatu yang spekulatif dengan membuat berbagai dugaan yang masuk akal tentang suatu hal akan tetapi tanpa bukti karena telah melampaui batas dari fakta-fakta ilmiah.

3. Berhubungan Dengan Nilai

Menurut C. J. Ducasse filsafat adalah suatu upaya manusia untuk mencari pengetahuan berupa fakta-fakta yang disebut dengan penilaian. Dalam hal ini penilaian yang dimaksud adalah sesuatu yang baik dan buruk, susila dan asusila, dimana akhirnya filsafat menjadi suatu usaha untuk mempertahankan nilai-nilai.

4. Berhubungan Dengan Arti

Sesuatu yang memiliki nilai pasti akan memiliki arti. Sebab itulah para filsuf menciptakan berbagai kalimat yang logis dan bahasa yang tepat (ilmiah) agar ide-idenya sarat dengan arti.

5. Implikatif

Dalam filsafat selalu terdapat implikasi (akibat) sehingga diharapkan akan dapat melahirkan pemikiran yang baru yang dinamis dan menyuburkan intelektual.

Tujuan Filsafat

Filsafat dapat membantu persoalan manusia dalam berbagai bidang kehidupan, adapun tujuan filsafat diantaranya adalah

1. Agar manusia lebih terdidik dan mempunyai ilmu pengetahuan dan mampu menilai hal-hal disekitarnya secara objektif.

2. Supaya manusia lebih bijaksana dalam menjalani kehidupannya.

3. Supaya manusia memiliki pandangan yang luas dan terhindar dari sifat egosentrisme.

4. Supaya manusia dapat berpikir sendiri, mempunyai pendapat sendiri, mandiri secara rohani dan dapat bersikap kritis.

5. Supaya manusia dapat mendalami unsur-unsur pokok ilmu sehingga dapat memahami sumber, hakikat dan tujuan ilmu.

Baca Juga:  Pengertian Globalisasi, Faktor, Teori dan Dampaknya (Lengkap)
Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap)
Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap)

6. Agar para ilmuwan terdorong untuk mendalami dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

7. Supaya manusia memahami sejarah pertumbuhan, perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang.

8. Agar pengajar dan siswa dapat mempunyai pedoman dalam mendalami ilmu pengetahuan, khususnya untuk membedakan persoalan ilmiah dan non ilmiah.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Filsafat, Ciri dan Tujuannya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Terimakasih 🙂