Niat Puasa Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya Lengkap

Niat Puasa Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya Lengkap – Ada bulan-bulan tertentu yang lebih istimewa dalam satu tahun dibandingkan bulan-bulan lainnya, salah satunya didalam kalender Islam yaitu muharram.

Dinamai bulan Muharram karena Allah SWT mengharamkan peperangan dan konflik di bulan mulia ini. Imam fakhruddin ar-razi dalam Tafsir al-Fakhrir Razi Juz 16 Halaman 53 menerangkan bahwa setiap perbuatan maksiat yang dilakukan di bulan Muharram akan mendapatkan siksa yang lebih berat. Begitupun sebaliknya dengan beribadah kepada Allah maka akan dilipatgandakan pahalanya.

Dibulan Muharram ini, terdapat hari yang sangat istimewa yakni 10 Muharram yang biasa disebut dengan Asyura’, pada tanggal tersebut disunnahkan setiap umat Islam untuk melaksanakan puasa sunnah.

Nah, sebelum melaksanakan puasa Asyura’ yang diperingati pada tanggal 10 Muharram, kita harus lebih dulu mengetahui niat puasa Asyura’. Berikut ini adalah penjelasannya:

Niat Puasa Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya Lengkap

Niat Puasa Asyura 10 Muharram

Niat puasa yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram (Asyura) adalah sebagai berikut:

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah asyura esok hari karena Allah SWT”.

Nah bagaimana nih jika kita ketiduran dan belum sempet buat niat puasa sunnah, atau mendadak baru tau ketika pagi datang?

Tentu boleh saja, karena kewajiban niat dimalam hari hanya berlaku untuk puasa wajib (Menurut madzhab syafi’i). Untuk puasa sunnah boleh dilakukan di siang hari sejauh orang tersebut belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Keutamaan Puasa 10 Muharram

1. Keutamaan dari puasa asyura (10 Muharram ) adalah menghapus dosa setahun yang lalu.

Baca Juga:  Doa atau Salam Ketika Melewati Kuburan dan Memasuki Kuburan

Rasulullah SAW dalam riwayat muslim mengatakan bahwa ia akan menunaikan Asyura’ sekiranya ada umur pada tahun mendatang.

Artinya: ” Dari Abdullah bin Abbas Ra. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda ‘kalau sekiranya aku hidup hingga tahun depan, niscaya aku kan puasa pada hari sembilan (muharram)’ pada riwayat Abu Bakar ia berkata, yakni ‘pada hari sepuluh (Muharram).” (HR. Muslim).

2. Sikap Meneladani Nabi Harun dan Nabi Musa as, dan juga nabi Muhammad SAW yang sudah melakukan puasa Asyura’.

3. Menjadi pribadi yang lebih baik, dengan puasa Asyura kita dapat dilatih untuk menahan godaan dan menahan hawa nafsu.

Demikianlah penjelasan mengenai Niat Puasa Asyura 10 Muharram dan Keutamaannya Lengkap. Semoga dapat menambah wawasan kita dan dapat bermanfaat untuk kalian. Terimakasih 🙂

5 (100%) 7 vote[s]