Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap)
Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap)

Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap)

Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap) – Hallo sahabat Pendidik, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai asteroid yang mencakup pengertian, jenis, ciri, dan juga klasifikasinya. Asteroid merupakan suatu benda angkasa baik yang berukuran kecil, padat dan jumlahnya sangat banyak. Untuk mengetahui lebih jelasnya langsung saja yuk kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap)

Berikut ini merupakan pengertian asteroid secara lengkapnya.

Pengertian Asteroid

Asteroid merupakan suatu benda angkasa baik yang berukuran kecil, padat dan jumlahnya yang sangat banyak yang bergerak dan mengelilingi matahari. Asteroid ini merupakan salah satu contoh dari planet kerdil atau planetoida yang biasanya disebut juga sebagai sisa-sisa awal terbentuknya tata surya.

Definisi lain dari asteroid adalah suatu kumpulan benda – benda langit yang jumlahnya jutaan dan menggerombol membentuk sebuah sabuk raksasa. Dan gerombolan asteroid yang membentuk sabuk ini berada di planet Mars dan planet Jupiter.

Asteroid apabila dilihat dari dekat akan menyerupai bebatuan, jumlah banyak sekali dan mereka memiliki orbitnya sendiri. Adapun orbit dari asteroid ini berbentuk elips asteroid yang beraktivitas diangkasa dengan bebas. Asteroid terbentuk dari zat- zat yang terdiri atas tanah liat, silikat, dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Pengertian SIG, Komponen, Manfaat & Ruang Lingkup Lengkap

Jenis – Jenis Asteroid

Asteroid ini merupakan benda langit yang jumlahnya tidak sedikit, akan tetapi meskipun jumlahnya banyak tetap saja asteroid ini terdiri dari beberapa jenis. Adapun jenis asteroid berdasarkan orbit dan komposisi penyusunnya diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Jenis Asteroid C

Yakni karbon yang ke abu-abuan dan tersusun atas tanah dan batuan silikat, dan jenis ini biasanya banyak sekali berada di luar sabuk utama.

2. Jenis Asteroid M

Yakni jenis asteroid yang tersusun dari besi dan nikel dan berwarna kemerah – merahan. Dan kebanyakan jenis asteroid ini berada di tengah sabuk utama.

3. Jenis Asteroid S

Yakni asteroid silicaceous yang sebagian besar terbuat dari besi dan nikel dan letaknya terdapat pada bagian dalam sabuk bumi.

4. Jenis Asteroid V

Yakni jenis asteroid yang tersusun atas batuan basaltik dan ketak vulkanik. Adapun orbitnya berada jauh antara orbit planet Yupiter serta juga Planet Uranus.

Ciri – Ciri Asteroid

Adapun ciri – ciri dari asteroid diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Bentuknya Tidak Beraturan

Asteroid berbeda dengan planet, ia memiliki bentuk yang tidak beraturan. Bentuk asteroid lebih mirip dengan bebatuan yang kecil-kecil seperti penghias aquarium, ada yang bulat, lonjong dan bersudut. Karena memang asteroid adalah batu angkasa.

2. Tersusun dari Es dan Debu

Asteroid ini tersusun dari es dan debu, dimana debu-debu ini menjadi beku karena keberadaan es dan jauh dari keberadaan matahari. Karena debu dan pertikel keras inilah asteroid menjadi benda yang sangat keras dan juga berbahaya. Dan apabila memasuki atmosfir bumi maka akan menimbulan percikan api, dan bila sampai ke permukaan bumi akan mengakibatkan benturan dan tentu akan menimbulkan kerusakan.

Baca Juga:  Pengertian Atmosfer, Lapisan, Serta Manfaatnya Lengkap

3. Berukuran Kecil lebih kecil daripada Planet Kerdil

Asteroid ini merupakan benca langit yang berukuran kecil, bahkan lebih kecil daripada planet kerdil yang biasa disebut dengan planet pluto. Adapun ukurannya kurang dari 1 km, dan memiliki jumlah yang banyak sekali.

4. Berada diantara Orbit Mars dan Yupiter

Pada umumnya dalam tata surya banyak sekali asteroid yang terdapat pada orbit diantara mars dan yupiter, dan pada orbit diantara mars dan yupiter itu disebut dengan sabuk asteroid.

5. Benda Langit Tidak Aktif

Asteroid ini adalah salah satu benda langit yang tidak aktif meskipun benda ini bergerak bebas di angkasa. Asteroid hanya mengorbit pada matahari saja, tidak aktif seperti meteor.

6. Permukaanya Berbatu

Asteroid merupakan benda langit yang padat dan memiliki permukaan berbatu, selain itu juga permukaanya berkawah.

7. Bersuhu Dingin

Asteroid merupakan benda langit yang memiliki suhu sangat dinginm bahkan suhunya mencapai -73 derajat celcius.

Contoh Asteroid

Ada banyak sekali contoh asteroid yang sudah ditemukan oleh para ilmuwan – ilmuwan bumi, dan sudah diberi nama. Salah satunya adalah Ceres, ceres ini paling dikenal karena memiliki diameter hampir 1000 km, memiliki permukaan berbatu dan juga es. Ceres merupakan asteroid pertama yang ditemukan yakni pada bulan Januari 1801 oleh Astronom asal Italia yakni Giuseppe Piazzi.

Pada saat pertama kali ditemukan, ceres ini dianggap sebagai planet. Akan tetapi setelah dilakukan observasi lebih lanjut, kemudian dianggap sebagai asteroid sekitar tahun 1850-an, kemudian pada tahun 2006 ditetapkan sebagai planet kerdil atau katai.

Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap)
Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap)

Adapun beberapa contoh lain dari asteroid yang sudah diberi nama diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pallas
  • Vesta
  • Davida
  • Juno
  • Eros dan
  • Hygeva.
Baca Juga:  √ Pengertian Antroposfer, Kependudukan, Aspek, Konsep & Rumusnya

Demikianlah penjelasan mengenai Asteroid : Pengertian, Jenis, Ciri & Contohnya (Lengkap). Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih πŸ™‚