Pengertian Rezeki, Jenis & Jalur Rezeki yang Diturunkan

5 min read

Pengertian Rezeki, Jenis & Jalur Rezeki yang Diturunkan

Pengertian Rezeki, Jenis & Jalur Rezeki yang Diturunkan – Setiap orang yang hidup di dunia ini pasti memiliki rezeki, karena Allah SWT sudah menjamin rezeki bagi setiap makhluk-Nya.

Lalu apasih pengertian rezeki itu?? Baiklah pada kesempatan kali ini Pendidik akan menjelaskan mengenai pengertian rezeki, jenis dan juga jalur rezeki yang diturunkan oleh Allah SWT kepada setiap Makhluk-Nya.

Langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Rezeki, Jenis & Jalur Rezeki yang Diturunkan

Setiap makhluk yang ada di muka bumi ini pasti memiliki rezekinya masing-masing, sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam Q.S Hud ayat 6:

۞ وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِى كِتَٰبٍ مُّبِينٍ

Artinya: “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).”

Pengertian Rezeki

Rezeki adalah segala sesuatu yang memberikan kita manfaat, berguna dan manfaat bagi seluruh makhluk, dan juga berguna bagi kehidupan makhluk yang berasal dari Allah SWT.


Rezeki adalah suatu anugerah atau pemberian dari Allah SWT kepada setiap makhluk-Nya, serta dapat menunjang kelangsungan hidup makhluk hidup-Nya dan mengantarkan pada kehidupan yang lebih baik.

Setiap makhluk hidup yang Allah SWT ciptakan pasti akan diberikan rezeki oleh Allah SWT, janji Allah itu PASTI. Manusia, hewan, tanaman, semua makhluk hidup yang Allah ciptakan akan diberikan rezekinya oleh Allah SWT.

Sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam Q.S Ar-Rum ayat 40 :

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ يَفْعَلُ مِنْ ذَلِكُمْ مِنْ شَيْءٍ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ

Artinya : “Allah-lah yang menciptakanmu, kemudian memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali).”Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan”. (QS. Ar-Rum ayat 40).

Jenis Rezeki & Jalur Rezeki yang Diturunkan oleh Allah SWT

Ada banyak sekali macam rezeki yang Allah SWT berikan, dan Allah Maha Kuasa lagi Maha Penyayang. Berikut penjelasannya:

1. Rezeki yang Telah Dijamin oleh Allah SWT

Allah Yang Maha Menciptakan alam semesta yakni seluruh makhluk hidup yang ada di langit dan di bumi. Maka Allah SWT jugalah yang menjamin rezeki agar setiap makhluknya dapat bertahan hidup dan menjalankan tugasnya masing-masing.

Baca Juga:  √ Khulafaur-Rasyidin, Pengertian & Biografi Singkatnya (Lengkap)

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Hud ayat 6

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Artinya: “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (QS. Hud ayat 6).

Dalam Kitab Minhajul Abidin, Imam Al-Ghazali menjelaskan:

“Rezeki jaminan atau yang telah dijamin adalah rezeki yang dijadikan penguat dan hal-hal lain yang membuat tubuh menjadi tegak tanpa ada penyebab lain. Rezeki semacam ini merupakan jaminan dari Allah.”

Ada beberapa hal yang harus kita ketahui dan kita pahami, bahwa:

1. Rezeki yang dijamin oleh Allah SWT adalah rezeki dasar yang tidak perlu lagi di khawatirkan. Karena pada hakikatnya setiap makhluk pasti akan mendapatkan jaminan rezeki, kecuali jika sudah habis jatah umur di dunia.

2. Meski ada manusia yang tidak bekerja sama sekali, hakikatnya ia akan tetap mendapatkan rezeki. Contoh seorang anak yang Allah SWT berikan rezeki melalui orang tuanya, seorang yang sedang sakit Allah berikan rezeki melalui orang yang sehat, bahkan orang gila pun akan tetap mendapatkan jatah rezekinya sendiri, Allah SWT sudah mengaturnya dan Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

3. Binatang sekalipun sudah di atur rezekinya oleh Allah SWT. Sebagaimana dalam firman Allah SWT Q.S Al Anakabut ayat 60:

وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيم

Artinya : “Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Ankabut ayat 60).

2. Rezeki Karena Usaha

Selanjutnya adalah rezeki yang Allah SWT berikan karena usaha yang kita lakukan. Kita menginginkan sesuatu kemudian kita berusaha untuk mendapatkannya maka Allah akan memberikan rezekinya InsyaAllah. Karena sesungguhnya Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S An-Najm Ayat 39

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

Wa al laisa lil-insani illa masa’a

Artinya: “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,”

Tafsir dari ayat tersebut adalah bahwa seseorang tidak mendapat pahala kecuali pahala amalnya yang telah ia kerjakan.

Setiap manusia hanya bisa berusaha dengan maksimal dan di iringi dengan do’a kepada Sang Pemberi Rezeki yakni Allah SWT. Allah sangat menyukai orang-orang yang berusaha dan bekerja keras, setelah kita berusaha dan meminta kepada Allah maka insyaAllah akan diperoleh rezeki melalui apa yang kita usahakan.

3. Rezeki Karena Bersyukur

Allah SWT akan memberikan rezeki kepada setiap hambanya yang selalu bersyukur atas nikmat yang sudah Allah berikan kepada setiap hambanya. Oleh karena itu jangan lupa untuk selalu bersyukur atas apa yang sudah Allah SWT berikan kepada kita.

Karena sesungguhnya kita tidak akan pernah bisa menghitung nikmat Allah yang amat luas kepada kita. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Bahkan hal ini juga sudah dikatakan dalam Al-Qur’an surat Ibrahim ayat 7:

Baca Juga:  Niat Puasa Arafah & Tarawiyah (Penjelasan, Keutamaan & Hukumnya)

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Artinya: “Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim ayat 7).

Cara bersyukur atas nikmat atau rezeki yang Allah SWT berikan adalah:

  • Mengeluarkan kewajiban berzakat
  • Mengeluarkan harta untuk bersedekah
  • Menghutangi orang yang sedang membutuhkan
  • Membantu orang lain. Dan lain sebagainya.

4. Rezeki karena Bertaqwa (Rezeki yang Tidak Terduga)

Rezeki tak terduga ini tidak terpacu karena sebab akibat, rezeki yang Allah SWT berikan kepada orang yang bertaqwa kepada-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Ath Thalaq ayat 2

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Artinya : “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

Ada banyak sekali contoh orang-orang yang memperoleh rezeki dari Allah SWT karena ketaqwaan mereka. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Nabi Musa a.s yang mengetuk batu kemudian muncullah 12 mata air untuk 12 suku yang bersama beliau sebagaimana diceritakan dalam surah Al-Baqarah (Sapi Betina).
  • Nabi Isa yang meminta hidangan pada Allah dari surga karena permintaan para pengikutnya sebagaimana diceritakan dalam surah Al-Maidah (hidangan).
  • Dan masih banyak sekali contoh-contoh lain, mungkin saja diantara kalian yang membaca artikel ini juga ada.

5. Rezeki Karena Menikah

Menikah adalah salah satu jalan di bukakannya pintu rezeki. Barang siapa yang menikah dengan niat baik maka Allah akan memberikan kemudahan dan membukakan pintu rezeki. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran surah An Nur: 32

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya: “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih belum menikah di antara kamu, dan juga orang-orang yang pantas dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Seandainya mereka miskin, maka Allah akan melimpahkan rezeki yang cukup kepada mereka dengan kurnia-Nya.” (QS. An-Nur ayat 32).

Jadi buat kalian yang belum menikah dan yang sudah menikah jangan takut untuk perkara rezeki, Allah akan selalu memberikan rezeki dari banyak jalan, janji Allah itu pasti dan benar. Berusahalah dengan diiringi do’a.

6. Rezeki Karena Anak

Anak adalah karunia dan anugrah dari Allah SWT yang harus kita jaga, sayangi, karena mereka adalah titipan dari-NYA. Anak juga menjadi penyebab datangnya rezeki, jadi jangan takut miskin jika memiliki anak banyak, karena Allah lah yang akan memberikan rezeki padanya, dan mereka membawa rezekinya masing-masing.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Al Israa’ ayat 31 :

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا

Artinya: “Dan janganlah engkau membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS. Al Israa’ ayat 31).

7. Rezeki Karena Istighfar

Dengan memperbanyak istighfar kepada Allah SWT maka atas izin Allah kita akan diberikan kemudahan untuk memperoleh rezeki. Karena beristighfar adalah memohon ampun kepada Allah dan dengan beristighfar insyaAllah dosa-dosa kita di ampuni.

Baca Juga:  9 Istilah Tajwid dalam Al-Qur'an Yang Harus Diketahui

Sehingga ketika kita berdo’a kepada Allah SWT dengan hati yang ikhlas untuk meminta rezeki yang berkah dan lancar maka Allah akan mengijabahnya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S Nuh ayat 10-12:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

Artinya: “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan melimpahkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh ayat 10 – 12).

8. Rezeki Karena Bersedekah

Jika kita bersedekah maka rezeki kita justru akan bertambah, karena bersedekah itu merupakan perintah Allah SWT. Jadi jangan takut untuk bersedekah, dan jangan takut miskin jika bersedekah. Bahkan Allah SWT berfirman dalam Q.S Al-Baqarah ayat 245:

مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Artinya: “Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.” (QS. Al-Baqarah ayat 245).

Selain ayat diatas, Allah juga berfirman dala ayat ke 276 surat Al-Baqarah:

يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ

Artinya : “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (Qs Al-Baqarah 276).

Pengertian Rezeki, Jenis & Jalur Rezeki yang Diturunkan
Pengertian Rezeki, Jenis & Jalur Rezeki yang Diturunkan

Rezeki yang Halal dan Berkah

Kita semua tentu sangat menginginkan rezeki yang berlimpah, berkah, karena berlimpahnya rezeki tanpa keberkahan terasa berbeda. Bukankah segala sesuatu yang diberikan keberkahan dari Allah SWT itu lebih terasa nikmat, terlihat dan bermanfaat.

Kita sebagai umat Islam sangat berhak untuk mendapatkan kehidupan yang layak, aman, damai, dan juga bahagia. Dengan begitu, Al-Qur’an dan Hadits mengajarkan manusia untuk mencari rezeki yang halal lagi baik, sehingga keberkahan akan datang. Dan kebutuhan akan terpenuhi dengan baik.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Wahai manusia bertaqwalah kamu kepada Allah, pakailah cara baik untuk mencari rezeki”.

Kemudian Rasulullah juga mengingatkan kepada umatnya agar berhati-hati dalam mencari rezeki, karena jangan sampai kita memperoleh rezeki dari jalan yang tidak baik. Carilah rezeki dengan jalan yang baik dan halal sehingga rezeki yang kita peroleh benar-benar halal dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Dari Abu Hurairah, Rasulllah saw bersabda : “Pasti akan datang pada manusia suatu azaman dimana seseorang tidak peduli lagi dari mana hartanya diperoleh, apakah dari yang halal atau dari yang haram” (H.R. Bukhari dan Abu Ya’la)

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Rezeki, Jenis & Jalur Rezeki yang Diturunkan. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Terimakasih 🙂