Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh
Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh

√ Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh

Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh – Istilah mukjizat sudah sangat sering kita dengar tentunya, mukjizat merupakan suatu kejadian yang luar biasa yakni mendapatkan sesuatu yang luar biasa dari Allah SWT . Nah agar tidak keliru dengan yang sejenisnya seperti maunah, karomah dan irhas, pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasannya tentang arti mukjizat, maunah, karomah, irhas, dalil dan contohnya. Untuk mengetahuinya langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh

Berikut ini merupakan pengertian dari mukjizat, maunah, karomah, irhas, dalil & contohnya.

Pengertian Mukjizat

Mukjizat menurut bahasa adalah sesuatu yang mengalahkan atau melemahkan. Sedangkan menurut istilah adalah kejadian luar biasa yang terjadi pada diri Nabi dan Rasul Allah SWT dalam rangka untuk membuktikan bahwa dirinya merupakan seorang nabi dan juga rasul.

Arti lain dari mukjizat merupakan kejadian luar biasa yang tidak dapat diterima dengan akal manusia dan tidak dimiliki oleh siapapun karena Allah SWT hanya memberikannya suatu kelebihan kepada para utusanNya saja sebagai sebuah pembuktian kebenaran atas kenabian dan juga kerasulannya.

Ciri-Ciri Mukjizat

Adapun ciri-ciri dari mukjizat diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Datang dari Allah SWT
  • Kejadian luar biasa yang di luar nalar manusia
  • Terjadi secara tiba-tiba
  • Bukti kebesaran dari Allah SWT
  • Terjadi pada diri seorang Nabi dan Rasul
  • Adanya mukjizat untuk melemahkan hujjah atau sanggahan bagi orang-orang kafir yang mengingkarinya.

Contoh Mukjizat

Adapun contoh dari mukjizat diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Nabi Ibrahim as dibakar oleh raja Namrud, akan tetapi nabi Ibrahim tidak merasakan panas justru malah merasa dingin. Api panas berubah menjadi dingin.

2. Nabi Musa as dapat membelah laut merah hanya dengan memukulkan tongkatnya di atas air laut.

3. Nabi Sulaiman as dapat memahami dan berbicara pada hewan, menguasai bangsa jin, serta menundukkan angin.

4. Nabi Isa as dapat menghidupkan orang yang sudah meninggal atas izin dari Allah SWT, dapat menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta.

5. Nabi Muhammad Saw, dapat membelah bulan menjadi dua bagian sehingga dapat terlihat di seluruh dunia ketika peristiwa itu terjadi, dapat mengeluarkan air dari celah-celah jarinya, persitiwa isra’ mi’raj dalam waktu singkat yakni semalam.

Pengertian Maunah

Menurut bahasa maunah artinya pertolongan. Sedangkan pengertian maunah menurut istilah adalah suatu kemampuan yang diberikan oleh Allah SWT kepada seorang mukmin untuk mengatasi kesulitan yang ada di dalam hidupnya. Dan Maunah ini Allah SWT berikan kepada siapapun yang Ia kehendaki baik itu seorang Nabi, Para waliyullah, ataupun seorang manusia biasa.

Contoh Maunah

Adapun contoh dari Maunah adalah pertolongan Allah SWT yang diberikan kepada orang yang sedang melakukan hafalan Qur’an atau mengaji di sebuah vila yang ada di pantai anyer, padahal di sekeliling pantai tersebut sudah riyuh hancur. Allah Maha Kuasa.

Pengertian Karomah

Menurut bahasa karomah merupakan kemuliaan, sedangkan menurut istilah adalah kejadian luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada para waliyullah yaitu hamba Allah SWT yang sholeh dan taat kepada Nya.

Contoh Karomah

Adapun contoh dari karomah adalah kejadian yang dialami oleh Sa’ad bin Abi Waqqash yakni doanya yang selalu dikabulkan oleh Allah SWT. Selain itu ada Amir bin Fuhairah saat wafat yang jasadnya diangkat oleh para malaikat dan disaksikan oleh sahabatnya Amir bin Thufail, dan Maryam binti Imran ra. yang selalu memperoleh makanan di mihrab. Padahal maryam tidak pernah keluar dari Mihrab. Sebagaimana dalam Al-qur’an surat Al-Imran ayat 37

فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنْبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: “Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.”

Pengertian Irhas

Irhas merupakan suatu kejadian istimewa yang terjadi pada diri calon Nabi atau Rasul ketika masih kecil.

Contoh Irhas

Adapun contoh irhas adalah Saat Nabi Isa as masih bayi dalam buaian ibunya ia dapat berbicara kepada orang-orang yang melecehkan ibunya. Sebagaimana dalam Q.S Maryam ayat 29-33

 ,فَأَشَارَتْ إِلَيْهِ ۖ قَالُوا كَيْفَ نُكَلِّمُ مَنْ كَانَ فِي الْمَهْدِ صَبِيًّا

قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا

وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا

Artinya: “Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?”(29) Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi (30) dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup (31) dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka (32) Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali (33)”.

Persamaan dan Perbedaan Mukjizat, Karomah, Maunah dan Irhas

Adapun persamaan dan perbedaan dari mukjizat, karomah, maunah, dan irhas diantaranya adalah sebagai berikut:

Persamaan Mukjizat, Karomah, Maunah dan Irhas

Diantara persamaan dari ketiganya adalah sebagai berikut:

1. Sama-sama daatang atas kehendak dari Allah SWT dan sama-sama kejadian luar biasa yang sulit untuk diterima oleh akal sehat manusia.

2. Terjadi secara tiba-tiba tanpa direncanakan, tidak dapat dipelajari dan juga tidak dapat dikalahkan.

3. Sama-sama diberikan untuk mengatasi masalah dan menolong hamba Nya yang taat kepada Nya.

Perbedaan Mukjizat, Karomah, Maunah dan Irhas

Diantara perbedaan dari ketiganya adalah sebagai berikut:

1. Mukjizat diberikan hanya kepada Nabi dan Rasul, sedangkan karomah, maunah, dan irhas diberikan bukan kepada orang yang telah dipilih dan diangkat oleh Allah SWT sebagai Nabi dan Rasul.

Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh
Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh

2. Mukjizat diberikan untuk membuktikan sebuah kenabian dan kerasulan sekaligus melemahkan orang-orang kafir yang akan bermaksud jahat. Sedangkan karomah, maunah dan irhas diberikan kepada seluruh mukmin yang taat kepadaNya dan saleh untuk melindungi nya dari hal hal yang tidak diinginkan.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Mukjizat, Maunah, Karomah, Irhas, Perbedaan & Contoh. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan khususnya mengenai mukjizat, maunah, karomah dan irhas. Semoga artikel ini senantiasa menambah keimanan kita kepada Allah SWT. Terimakasih 🙂