Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap
Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap

√ Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap

Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap – Sebagai umat Islam kita hendaknya selalu membaca rutin ayat kursi dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena apabila kita membaca dan mengamalkan ayat kursi dalam setiap apa yang akan kita kerjakan, maka InsyaAllah kita akan terjaga dan dilindungi oleh Allah SWT serta tidak terjerumus dalam kemaksiatan.

Ayat kursi ini dikenal sebagai ayat singgasana, yang merupakan salah satu ayat dari Q.S Al-Baqarah ayat 225. Pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan bahasan mengenai bacaan ayat kursi, sejarah dan juga keutamaannya. Untuk itu langsung saja kita simak penjelasannya sebagai berikut:

Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap

Adapun bacaan ayat kursi adalah sebagai berikut:

Bacaan Ayat Kursi (Arab & Latin)

Setiap manusia yang hidup di dunia pasti akan memiliki masalah, jangankan manusia bahkan seorang Nabi pun akan dititipkan sebuah masalah. Itulah kodrat kita sebagai manusia, Allah SWT selalu menganjurkan kepada kita untuk sabar dan berikhtiar dalam setiap menghadapi masalah.

Saat masalah datang, kita berdo’a kepada-Nya dan berdzikir merupakan salah satu cara kita untuk memohon dan meminta petunjuk kepadas Nya. Nah salah satu doa yang utama adalah ayat kursi. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw tentang keagungan dan kemuliaan ayat kursi:

“Sesungguhnya segala sesuatu pasti memiliki punuk, dan punuknya al Quran adalah surat al baqarah yang di dalamnya terdapat penghulu dari ayat-ayat suci al quran. Ayat tersebut adalah ayat kursi.” (HR Turmudzi)

Ayat Kursi Arab

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Ayat Kursi Latin

“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.”

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.”

Dari arti diatas dapat disimpulkan bahwa sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang meraka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Adapun kursi Allah SWT meliputi langit dan bumi, dan Allah SWT tidak merasa berat untuk memelihara keduanya dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Surat Al-Baqarah ayat 225)

Sejarah Ayat Kursi

Adapun sejarah ayat kursi adalah ketika ayat tersebut diturunkan oleh Allah ke bumi pada Nabi Muhammad melalui perantara malaikat Jibril yang diikuti oleh 70 ribu malaikat. Pada saat itu langit dan bumi dan seluruh alam semesta beserta isinya menyambutnya dengan penuh kehormatan.

Diriwayatkan pada saat ayat kursi diturunkan, seluruh bumi gempar dan terjadi gempa di seluruh dunia. Kemudian diriwayatkan juga bahwa ayat kursi turun beserta gemuruh yang amat dahsyat, sehingga mahkota para Raja-raja lepas dari kepala dan kemudian jatuh ke bumi.

Dimana-mana terjadi kegemparan, bahkan manusia juga ikut merasakan kegemparan tersebut, tak kalah dengan syeitan yang ikut gempar dan kocar kacir berlarian yang menghadap iblis laknatullah yang juga ikut ketakutan. Kemudian raja iblis pun memerintahkan kepada syitan untuk mencari sumber datangnya gempa bumi atau gemuruh tersebut. Kemudian setelah sampai ditempat turunnya ayat kursi yang ternyata diberikan langsung oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad disertai dengan 70 ribu malaikat hal inilah membuat para syeitan gempat dan juga ketakutan.

Oleh karena itu, dengan turunnya ayat kursi ini membuat kaum muslimi memperoleh manfaat dan perlindungan yang kuat dari Allah SWT. Hal ini secara otomatis dapat menghalangi niat syaitan untuk menggoda manusia dan mengajak dalam jalan yang sesat.

Sehingga ayat kursi dapat menangkal dan juga mengusir syeitan, selain itu juga dapat menolong sesama umat muslim yang mau membaca serta mengamalkannya.

Keutamaan Ayat Kursi

Adapun keutamaan ayat kursi yang luar biasa yang harus diketahui diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Ayat paling Agung dalam Al-Qur’an

Ayat kursi yang merupakan ayat ke 225 dari surat Al-Baqarah ini adalah ayat yang paling mulia dalam Al-Qur’an. Sehingga siapa saja yang membaca dan juga mengamalkannya akan memperoleh manfaatnya yang luar biasa.

Sebagaimana dalam riwayat Rasulullah Saw sebagai berikut:

Rasulullah bertanya kepada Ubay bin Kai, “Ayat apa yang paling utama di dalam al Quran”?

Ubay bin Kai menjawab, “Ayat paling utama dalam kitabullah adalah ayat kursi.”

Dan Rasulullah SAW menepuk dada Ubay dengan pelan sambil berkata, “Wahai Abu Mundzir semoga engkau selalu bahagia dengan ilmu yang engkau miliki.” ( HR Muslim).

Ayat kursi sebagai ayat yang paling agung di dalam al Quran karena di dalamnya terdapat nama Allah yang paling agung yaitu pada bait Al Hayyu dan Al Qayyum.

2. Memiliki Keagungan Melebihi Langit dan Bumi

Ayat kursi memiliki keagungan melebihi langit dan juga bumi, sebagaimana Sufyan Ats-Sauri berkata bahwa ayat kursi adalah salah satu kalamullah atau ucapan dari Allah. Dan kalamullah lebih agung dari ciptaan Allah lainnya.

Selain itu, Rasulullah Saw juga pernah bersabda:

” Tidakkah Allah menciptakan langit dan bumi melebihi agungnya ayat kursi, (karena di dalam ayat kursi tersebut telah mencakup Nama dan Sifat Allah).”

3. Bacaan Dzikir Sebelum Tidur

Rasulullah Saw pernah menerangkan dalam sabdanya bahwa siapa orang yang membaca ayat kursi sebelum tidur maka akan dijaga dan dilindungi dari syeitan selama tidurnya. Berikut sabda Rasulullah Saw:

“Jika engkau mendatangi tempat tidur (di malam hari), maka bacalah ayat kursi. Niscaya Allah akan selalu menjagamu dan setan pun tidak akan mengganggu tidurmu hingga pagi tiba.” (HR Al-Bukhari).

4. Perantara Masuk Surga

Ayat kursi adalah perantara masuk surga, jika selama kita hidup membaca ayat kursi setelah sholat maka akan mendapatkan kemuliaan untuk masuk surga.

Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلا الْمَوْتُ

Artinya: “Barangsiapa yang membaca ayat kursi setelah selesai shalat, maka tidak akan ada yang menghalanginya masuk ke surga kecuali kematian.” (HR An-Nasai dinilai shahih oleh Syaikh Al-Abani).

Manfaat Ayat Kursi

Setelah mengetahui keutamaan dari ayat kursi, selanjutnya kita akan membahas mengenai manfaat ayat kursi untuk kehidupan kita, berikut manfaat dari ayat kursi:

  • Membuat otak kita lebih mudah paham dan juga mudah mencerna pengetahuan baru
  • Dapat perlindungan dari Allah SWT
  • Dilindungi dari godaan syeitan
  • Diberikan rizki yang banyak oleh Allah SWT Dzat Maha Pemberi Rezeki
 Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap
Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap
  • Mendapatkan kasih sayang dari Allah SWT
  • Dijauhkan dari segala kejahatan.

Nah itulah tadi penjelasan mengenai Bacaan Ayat Kursi (Arab Latin), Sejarah & Keutamaannya Lengkap. Semoga kita senantiasa selalu membaca dan mengamalkan ayat kursi dan semoga juga dapat bermanfaat serta menambah wawasan kita tentang ilmu Islam. Terimakasih 🙂