Keutamaan Sholat Tasbih & Dalilnya Yang Luar Biasa – Sholat Tasbih adalah sholat sunnah yang memiliki banyak keutamaan, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad ﷺ. Perlu kalian ketahui bahwa sholat ini sangatlah istimewa. Bahkan sholat sunnah ini dijuluki sebagai Rajanya sholat sunnah. Berikut beberapa keutamaannya:
Contents
Keutamaan Sholat Tasbih & Dalilnya Yang Luar Biasa
Adapun keutamaan sholat tasbih adalah sebagai berikut:
1. Menghapus dosa-dosa secara menyeluruh
Sholat Tasbih memiliki keutamaan besar sebagai penghapus dosa, baik dosa lama maupun baru. Dalil hadits:
Rasulullah ﷺ bersabda kepada Abbas bin Abdul Muththalib radhiyallahu ‘anhu:
روى أبو داود في سننه (1297) عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّّهِ صَلَّى اللَّّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: “يَا عَبَّاسُ، يَا عَمَّاهُ، أَلَا أُعْطِيكَ؟ أَلَا أَحْبُوكَ؟ أَلَا أَتَفَضَّلُ عَلَيْكَ؟ عَشْرَ خِصَالٍ إِنْ أَنْتَ فَعَلْتَهُنَّ غَفَرَ اللَّّهُ لَكَ ذَنْبَكَ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَقَدِيمَهُ وَحَدِيثَهُ وَخَطَأَهُ وَعَمْدَهُ وَصَغِيرَهُ وَكَبِيرَهُ وَسِرَّهُ وَعَلَانِيَتَهُ: أَنْ تُصَلِّيَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ تَقْرَأُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسُورَةٍ، فَإِذَا فَرَغْتَ مِنْ الْقِرَاءَةِ قُلْتَ وَأَنْتَ قَائِمٌ: سُبْحَانَ اللَّّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّّهُ وَاللَّّهُ أَكْبَرُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً، ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشْرًا، ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنْ الرُّكُوعِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا، ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا، ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنْ السُّجُودِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا، ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا، ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُولُهَا عَشْرًا، فَذَلِكَ خَمْسَةٌ وَسَبْعُونَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ، وَهِيَ ثَلَاثُ مِائَةِ فِي أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ، إِنْ اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيَهَا فِي كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّةً، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ سَنَةٍ مَرَّةً، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي عُمُرِكَ مَرَّةً”.
Terjemahan:
“Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunannya (1297) dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Abbas bin Abdul Muthalib radhiyallahu ‘anhu: “Wahai Abbas, wahai pamanku, maukah aku beri engkau? Maukah aku anugerahi engkau? Maukah aku berikan keutamaan kepadamu? (Aku akan tunjukkan) sepuluh hal, jika engkau melakukannya, Allah akan mengampuni dosamu, yang awal dan yang akhir, yang lama dan yang baru, yang tidak disengaja dan yang disengaja, yang kecil dan yang besar, yang tersembunyi dan yang terang-terangan. (Sepuluh hal itu adalah) engkau shalat empat rakaat. Di setiap rakaat engkau membaca Al-Fatihah dan satu surat. Apabila engkau selesai membaca (surat), saat masih berdiri, bacalah: ‘Subhanallah walhamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar’ (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Mahabesar) sebanyak lima belas kali. Kemudian rukuklah, dan bacalah bacaan itu sepuluh kali saat rukuk. Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal), bacalah sepuluh kali. Kemudian sujud, bacalah sepuluh kali saat sujud. Kemudian bangkit dari sujud (duduk di antara dua sujud), bacalah sepuluh kali. Kemudian sujud lagi, bacalah sepuluh kali saat sujud. Kemudian bangkit dari sujud (duduk istirahat sebelum berdiri ke rakaat berikutnya), bacalah sepuluh kali. Jadilah (jumlah bacaan itu) tujuh puluh lima kali dalam setiap rakaat, dan jumlah keseluruhannya tiga ratus kali dalam empat rakaat. Jika engkau mampu melaksanakannya setiap hari sekali, lakukanlah. Jika tidak, maka setiap Jumat sekali. Jika tidak, maka setiap bulan sekali. Jika tidak, maka setiap tahun sekali. Jika tidak, maka seumur hidupmu sekali.” (HR. Abu Dawud no. 1297, Tirmidzi no. 482, Ibnu Majah no. 1387)
2. Sarana Taubat dan Permohonan Ampun
Karena dipenuhi bacaan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, sholat ini menjadi bentuk taubat yang sangat dianjurkan.
Dalil bacaan tasbih:
سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ
Bacaan ini diulang 300 kali dalam sholat, yang termasuk dzikir paling utama.
3. Menggabungkan sholat dan dzikir dalam satu ibadah
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
“Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dzikir yang banyak.” (QS. Al-Ahzab: 41)
Sholat Tasbih adalah bentuk nyata dari dzikrullāh katsīrā (dzikir yang banyak).

4. Amalan Sunnah dengan Pahala Besar
Walaupun hukumnya sunnah, Rasulullah ﷺ menganjurkan sholat ini dengan fleksibilitas waktu.
Dalil lanjutan hadits:
> “Jika engkau mampu, lakukanlah setiap hari. Jika tidak, maka setiap Jumat. Jika tidak, maka setiap bulan. Jika tidak, maka setiap tahun. Jika tidak, maka sekali seumur hidup.”
> (HR. Abu Dawud). Ini menunjukkan betapa besarnya nilai sholat ini di sisi Allah SWT.
5. Menjadi Sebab Diangkatnya Derajat Seorang Hamba
Dalam hadits lain Rasulullahﷺbersabda:
يأَفْضَلُ الذِّكْرِ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ
“Dzikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallah.” (HR. Tirmidzi). Sholat Tasbih dipenuhi dzikir-dzikir utama yang menjadi sebab diangkatnya derajat seorang hamba.
6. Bentuk Taubat dan Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT
Banyaknya bacaan tasbih dalam sholat ini menjadikannya sarana memperbanyak dzikir dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Baca juga: Doa Agar Cepat Terkabul
7. Pahala Besar Meskipun Jarang Dilakukan
Nabiﷺ menganjurkan agar Sholat Tasbih dilakukan: Ini menunjukkan besarnya nilai ibadah ini meskipun jarang dikerjakan.
Dilihat dari bacaannya, pengerjaan shalat tasbih lebih lama dibanding shalat lainnya. Karenanya, para ulama menganjurkan agar setiap orang minimal mengerjakan shalat tasbih sekali seumur hidup. Kalau mampu setiap hari atau sekali sebulan itu lebih bagus. Syekh M Nawawi Banten mengatakan:
فإن استطعت أن تصليها في كل يوم فافعل فإن لم تستطع ففي كل شهر مرة فإن لم تستطع ففي كل سنة مرة فإن لم تستطع ففي عمرك مرة فإن لم يفعلها أصلا دل ذلك على تكاسله في الدين
Artinya, “Apabila kamu sanggup setiap hari shalat tasbih maka kerjakanlah. Kalau tidak mampu tiap hari, kerjakan tiap bulan. Kalau tidak mampu tiap bulan, kerjakan sekali setahun. Kalau tidak mampu juga, minimal sekali seumur hidup. Kalau tidak pernah mengerjakan sama sekali, itu tanda malas dalam beragama.”
Menurut Syekh Nawawi Banten, orang yang tidak pernah mengerjakan shalat tasbih semasa hidupnya termasuk orang yang sangat malas dalam beragama. Supaya tidak dianggap malas, maka kerjakanlah shalat tasbih minimal sekali seumur hidup. Kalau kita mampu mengerjakan lebih dari itu lebih baik dan sangat dianjurkan. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)
8. Menenangkan Hati dan Membersihkan Jiwa
Pengulangan tasbih “Subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar” sebanyak 300 kali membantu menenangkan hati dan membersihkan jiwa dari kelalaian.
9. Menghidupkan Sunnah Nabiﷺ
Mengerjakan Sholat Tasbih berarti mengamalkan sunnah Rasulullah ﷺyang jarang dilakukan, sehingga pahalanya semakin besar.
Demikianlah penjelasan singkat tentang Keutamaan Sholat Tasbih & Dalilnya Yang Luar Biasa. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi yang membacanya.